SMK Yadika 6 Kota Bekasi Terbakar

UPDATE Terbakarnya SMK Yadika 6 - Dua Korban Masih Dirawat Hingga Sempat Terjadi Kebakaran Susulan

Kebakaran hebat terjadi di gedung SMK Yadika 6, Jalan Wadas Ujung, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi pada, Senin, (18/11/2019)

UPDATE Terbakarnya SMK Yadika 6 - Dua Korban Masih Dirawat Hingga Sempat Terjadi Kebakaran Susulan
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Gedung SMK Yadika Kota Bekasi yang terbakar sejak Senin, (18/11/2019), kemarin. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOKGEDE - Kebakaran hebat terjadi di gedung SMK Yadika 6, Jalan Wadas Ujung, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi pada, Senin, (18/11/2019), kemarin sekitar pukul 15.00 WIB.

Bangunan setinggi empat lantai hangus dilahap api yang muncul dari salah satu ruangan di lantai bawah. Akibat dari kejadian itu, 16 orang dikabarkan menjadi korban dengan dua diantaranya mengalami luka berat.

Kepala SMK Yadika 6 Kota Bekasi, Rellus Manurung, mengatakan, masih ada dua orang korban kebakaran yang hingga saat ini masih dirawat di sejumlah rumah sakit, Selasa, (18/11/2019).

"Tadi malam ada di tiga rumah sakit, dari Rumah Sakit Harum, Rumah Sakit Yadika dan rumah Sakit Koja. Tapi sampai saat ini yang di Rumah Sakit Harum sudah diperbolehkan pulang karena kondisi mereka sudah membaik," kata Rellus saat dijumpai di sekolah.

Dia menjelaskan, total ada sebanyak 16 korban dalam insiden kebakaran ini, dua diantaranya mengalami luka berat akibat berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api yang menghanguskan sejumlah ruang kelas.

Dua orang yang dirawat berdasarkan infomasi mengalami luka patah tulang dan luka bakar. Namun Rellus tidak menjelaskan secara detail bagaimana kondisi dua orang korban yang diketahui siswa dari sekolah tersebut.

"Yang di Rumah Sakit Yadika juga tinggal satu orang sama yang di Rumah Sakit Koja. Penanganannya bisa secepat mungkin dan memang kita sangat peduli dengan mereka karena itu sudah menjadi tanggung jawab kita secara bersama-sama," jelas dia.

Pihak sekolah juga belum dapat menaksir berapa jumlah kerugian akibat kebakaran ini, terdapat empat lantai dari gedung yang terbakar, titik paling parah berada di lantai satu dan dua.

"Total ada 35 ruangan, yang tebakar ada 18 ruangan terdiri dari ruang kelas, laboratorium, ruang guru," jelas dia.

Sekolah Jamin Biaya Pengobatan Korban Luka

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved