Liga 1 2019
Jelang Persib Bandung Vs Barito Putera: Maung Bandung Usung Misi Balas Dendam
Persib Bandung mengusung misi balas dendam ketika menjamu Barito Putera pada pekan ke-28 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harpat
Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Persib Bandung mengusung misi balas dendam ketika menjamu Barito Putera pada pekan ke-28 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harpat, Bandung, Minggu (24/11/2019).
Persib Bandung akan memanfaatkan posisinya sebagai tuan rumah ketika menjamu Barito Putera.
Menyandang status sebagai tuan rumah, kemenangan menjadi hal mutlak bagi Persib Bandung ketika menjamu Barito Putera.
Tidak hanya itu, Persib Bandung membawa misi penting ketika laga melawan Barito Putera.
Gelandang Persib, Dedi Kusnandar, menjelaskan laga melawan Barito Putera diprediksi tidak akan mudah mengingat tim beralias Laskar Antasari tersebut dilatih oleh Djadjang Nurdjaman yang merupakan mantan pelatih timnya.
Dilansir BolaSport.com dari laman liga Indonesia, Kamis (21/11/2019) Djadjang Nurdjaman memiliki rekam jejak baik saat Barito Putera melawan Persib.
Pada kompetisi tertingi, Djadjang telah menghadapi Persib Bandung sebanyak tiga kali.
Hasil-hasil tersebut diraih Djadjang ketika melatih PSMS Medan musim 2018 dan dua kali menang saat melatih Persebaya Surabaya musim 2018 dan 2019.
Dedi Kusnandar pun akan mewaspadai kejutan Djadjang Nurdjaman yang kini melatih Barito Putera.
Dia juga ingin mengemban misi dapat membalas kekalahan 0-1 dari Barito Putera yang terjadi pada putaran pertama.
"Pasti semua tim putaran kedua banyak yang berubah, termasuk Barito Putera. Kami waspada dengan datangnya pemain-pemain barunya Pak Djadjang pasti berbeda dengan putaran pertama," kata Dedi Kusnandar.
"Putaran pertama lalu kami sakit pada menit-menit akhir kami kemasukan, mungkin dari situ kami ingin revans pada laga home ini, berapa pun skornya yang penting bisa menang untuk melanjutkan tren kemenangan," katanya.
Persib Bandung memang saat ini tengah berada di posisi papan atas klasemen sementara Liga 1 2019.
Tim asuhan Robert Rene Alberts itu berada di peringkat keenam klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 40 poin.
Sikap dingin Robert Alberts
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, menanggapi dengan dingin pertemuan kembali Maung Bandung dengan mantan pelatihnya, Djadjang Nurdjaman.
Persib Bandung akan bertemu kembali dengan mantan pelatihnya, Djadjang Nurdjaman, ketika menjamu Barito Putera pada pekan ke-28 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/11/2019).
Djadjang Nurdjaman yang kini menukangi Laskar Antasari, pernah membawa Maung Bandung menjuarai ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.
Pelatih Persib Bandung saat ini, Robert Alberts, menanggapi dengan dingin reuni timnya dengan pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut.
Menurutnya, hal tersebut tidaklah penting karena pergantian pelatih di Liga Indonesia merupakan hal yang lumrah terjadi.
"Itu tidak penting. Di Indonesia, pada prinsipnya setiap pelatih bisa menangani setiap tim," ujar Robert dilansir Bolasport.com dari Tribun Jabar.
Robert lantas menyinggung pelatih PS Tira Persikabo saat ini, Rahmad Darmawan.
Juru taktik asal Belanda tersebut menyebutkan bahwa Rahmad Darmawan bahkan bisa berpindah-pindah tim dalam tempo yang singkat.
Seperti diketahui, pelatih yang sering disapa RD tersebut tercatat baru mengakhiri kontraknya dengan Mitra Kukar pada 31 Desember 2018 dan lansung ditunjuk menjadi pelatih Laskar Padjajaran pada 1 Januari 2019.
RD juga tercatat mengakhiri masa kerjanya bersama Sriwijaya FC pada 25 Juli 2018 dan langsung diminta menangani Mitra Kukar enam hari kemudian.
"Benar tidak? Bisa dilihat pelatih PS Tira saat ini (Rahmad Darmawan) musim lalu bersama Sriwijaya yang turun (degradasi) lalu dia juga menjadi pelatih Mitra Kukar yang juga turun, dan sekarang menjadi pelatih PS Tira," tutur Robert.
Lebih lanjut, mantan pelatih PSM Makassar itu menyebutkan bahwa karier pelatih di Indonesia seperti komidi putar.
Mereka akan cepat berganti untuk membesut tim baru sehingga tidak aneh jika ada pelatih yang akan berhadapan dengan mantan timnya dalam waktu singkat.
"Jadi ini seperti caroussel, setiap pelatih bisa melatih semua tim. Di Indonesia pelatih terus berpindah-pindah," katanya menandaskan.
Tidak anggap remeh
Gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz, memuji sosok pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman.
Persib Bandung dan Barito Putera akan bersua dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (24/11/2019).
Persib yang tengah dalam tren positif mendapat tantangan dari Barito Putera.
Setelah menjalani enam laga tanpa kekalahan, Maung Bandung akan berjumpa dengan Djadjang Nurdjaman, pelatih Persib era juara ISL 2014 yang kini melatih Barito Putera.
Sosok Djanur, sapaan Djadjang Nurdjaman, bukan orang asing lagi bagi sebagian besar skuat Persib saat ini.
Bagi Abdul Aziz, Erwin Ramdani, dan Frets Butuan, mereka juga pernah merasakan besutan Djanur saat masih berseragam PSMS Medan musim lalu.
Meski hanya berlangsung setengah musim, namun Abdul Aziz memiliki kesan tersendiri terhadap Djanur.
Aziz yang datang dari PSMS pada awal musim ini menilai Djanur adalah pelatih yang pintar.
• Milad ke-64 UMJ, Puluhan Siswa SMA/SMK Muhammadiyah Se-Jabodetabek Ikuti Olimpiade ISMUBA
• Disuruh Pilih Jadi Jurnalis atau Ibu Rumah Tangga, Jawaban Najwa Shihab Buat Denny Cagur Bungkam
• Stasiun MRT Bakal Dijaga Ketat Polisi Antisipasi Tindak Kriminal
• Arema FC Vs Persija Jakarta: Singo Edan Bicara Kondisi Comvalius Hingga Taktik Hentikan Marko Simic
• Masuk Musim Hujan, Warga Jakarta Masih Kesulitan Air Bersih
Untuk itu Aziz menilai para pemain Persib harus lebih pintar agar bisa mengalahkan skuat arahan Djadjang Nurdjaman.
"Pak Djadjang pelatih pintar dan profesional, pernah bawa juara di sini," kata Aziz dilansir BolaSport.com dari Tribun Jabar.
"Kami juga harus mencari cara bagaimana memaksimalkan pemain untuk lawan Barito Putera nanti," ujar Aziz menambahkan.
Meski Barito masih berkutat di papan bawah klasemen, Aziz meminta para pemain Persib tak memandang sebelah mata.
Laskar Antasari, julukan Barito, memang saat ini masih tertahan di posisi ke-14 dengan 30 poin dari 27 penampilan.
Nilai tersebut berselisih 10 dari Persib yang berada di posisi keenam klasemen sementara.
"Semua tahu Pak Djadjang pelatih yang bagus mereka juga punya tim yang bagus," tutur pemain binaan Diklat Persib ini.
"Kami tidak boleh anggap remeh, mudah-mudahan yang di timnas Indonesia bisa balik lagi bisa menambah kekuatan kami," katanya.
Menghadapi Barito, Persib sudah dipastikan tak bisa diperkuat oleh sang bomber, Ezechiel N'Douassel.
N'Douassel mengalami akumulasi kartu kuning dan saat ini sedang kembali ke negaranya untuk membela timnas Chad di Kualifikasi Piala Afrika 2020.
Ardi Idrus dan Febri Hariyadi yang baru saja memperkuat timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 juga belum bisa dipastikan tampil.
Pelatih Robert Rene Alberts, mengisyaratkan bakal memberi waktu istirahat untuk Ardi dan Febri.
Sementara dua pemain yang sempat absen, Esteban Vizcarra dan Kevin van Kippersluis, kemungkinan besar bisa dimainkan melawan Barito Putera. (BolaSport.com)