Pemkot Tangsel Cari Dana Penanganan Rumah Retak Rawan Ambruk di Setu

Benyamin Davnie, mengatakan, jika perbaikan rumah menggunakan Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) akan banyak persyaratannya

Pemkot Tangsel Cari Dana Penanganan Rumah Retak Rawan Ambruk di Setu
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Jumat (22/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sedang mengusahakan dana bagi renovasi rumah retak rawan ambruk di Kampung Kranggan, Setu, Jumat (22/11/2019).

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan, jika perbaikan rumah menggunakan Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) akan banyak persyaratannya.

"Lagi nyari peluangnya dari apa bisa kita bantu, kalau dari APBD agak susah karena yang pertama kalau kita pakai dana tidak terduga itu harus ada beberapa persyaratan," ujar Benyamin di kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Jumat (22/11/2019).

Benyamin mengusahakan dana corporate social responsibility (CSR) dari swasta.

Dana CSR dinilai akan lebih cepat tersalur menyusul kondisi yang mendesak.

Ahok Digadang-gadang Jadi Bos BUMN, Mantan Staf: Bapak Itu Pendobrak

Setelah dana didapat, Benyamin akan meminta Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) untuk teknis pengerjaannya.

"Kalau soal teknisnya nanti Dinas Bangunan," ujarnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, tujuh rumah di Kampung Kranggan mengalami keretakan.

Bahkan ada yang sampai lantainya miring dan membuat pusing penghuni rumah.

Rumah salah seorang warga juga sudah ada yang ambruk bagian kamar mandi dan dapurnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved