Sekolah Rakyat Ancol Merajut Impian Menuju Generasi Pintar

Kerjasama ini bertujuan agar anak Indonesia semakin cerdas, berkualitas dan memiliki daya saing dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya.

Sekolah Rakyat Ancol Merajut Impian Menuju Generasi Pintar
ISTIMEWA/Dokumentasi SRA
Sekolah Rakyat Ancol (SRA) melalui Foodbank of Indonesia (FOI) menerima bantuan 10 set laptop dari Lenovo hari ini, Jumat (22/11/2019). 

Presiden Director Lenovo Indonesia, Budi Janto mengungkapkan pemberian laptop ini bertujuan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar para guru dan pelajar di sekolah tersebut.

"Pemberian laptop ini merupakan kegiatan yang dilakukan di bawah tema #LenovoUntukGenerasiPintar. Fokusnya pada peningkatan kualitas pendidikan pelajar di Indonesia agar siap menyongsong industri 4.0," kata Budi Janto.

Lenovo bergerak mendukung tersedianya fasilitas bagi peserta didik untuk mengenal dunia digital yang terbuka luas melalui Lenovo untuk Generasi Pintar yang merupakan program Global Month of Service (GMOS) dari Lenovo Foundation (Love On) yang dilakukan serentak secara global yaitu dengan memberikan workshop terkait science, technology, dan education serta pembagian
laptop ke sekolah-sekolah sebagai bentuk dukungan Lenovo bagi anak-anak Indonesia yang sesuai juga dengan slogan mereka yaitu People First.

Lenovo ikut berkontribusi menyediakan fasilitas tersebut.

Kontribusi dilakukan dalam bentuk penyerahan 10 set laptop bagi Sekolah Rakyat Ancol.

Sementara itu, pendiri Foodbank of Indonesia (FOI), Hendro Utomo menambahkan bahwa langkah ini merupakan satu lagi langkah maju untuk meningkatkan potensi anak Indonesia.

"Terbukanya akses digital serta bertambahnya sarana pembelajaran akan menambah semangat belajar anak. Melalui sarana pembelajaran yang baik, tentunya merupakan pijakan baik untuk meningkatnya prestasi belajar anak didik," kata Hendro.

Penyediaan fasilitas laptop kemudian menjadi pendukung sempurna bagi proses belajar, berkembangnya kreativitas serta daya berpikir peserta didik.

FOI yang selama ini bergerak membuka akses pangan untuk membantu masyarakat juga menyadari bahwa bukan hanya akses pangan yang terbatas dan masih perlu dibangun seluas-luasnya.

Masih banyak anak-anak di sekitar kita yang juga belum mendapatkan akses pendidikan yang baik dan memadai. Ketersediaan perangkat teknologi, sekaligus fasilitas belajar yang baik menjadi dua sisi kebutuhan yang perlu diupayakan.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved