Ahok Masuk BUMN

Sandiaga Uno Tanggapi Ahok Jabat Komisaris Utama Pertamina, Beri Pesan Ini ke BTP

Kata Sandiaga Uno Ahok menjabat komisaris utama Pertamina, beri pesan ini ke BTP

Sandiaga Uno Tanggapi Ahok Jabat Komisaris Utama Pertamina, Beri Pesan Ini ke BTP
Instagram @aganharahap
Foto Ahok Berseragam Pertamina 

TRIBUNJAKARTA.COM - Politisi Gerindra Sandiaga Uno angkat bicara mengenai posisi Ahok yang menjabat sebagai komisaris utama Pertamina.

Kedudukan Ahok di Pertamina itu telah diumumkan sebelumnya oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

"Ahok akan didampingi Pak Wamen BUMN Budi Sadikin jadi Wakil Komisaris Utama," tutur Erick Thohir pada Jumat (22/11).

TONTON JUGA:

Selain masuknya Ahok dan Budi Sadikin, mantan Dirut PT Telkomsel Emma Sri Martini menjabat Direktur Keuangan PT Pertamina.

"Juga ada Direktur Keuangan (Pertamina) yang baru, Ibu Emma dari yang sebelumnya Dirut PT Telkomsel," lanjut Erick Thohir. 

Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Nicholas Sean: Bebannya Tak Mudah Tapi Saya Yakin Papa Bisa

Rencana penunjukan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok BTP untuk menjadi salah satu petinggi di perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) sempat menuai pro dan kontra.

Dilansir TribunJakarta dari program acara Hot News Tv One pada Sabtu (23/11), Pengusaha yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno turut menanggapi kabar Ahok BTP masuk BUMN.

Sandiaga Uno di komplek Parlemen Senayan, Jumat (16/8/2019).
Sandiaga Uno di komplek Parlemen Senayan, Jumat (16/8/2019). (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

Sandiaga Uno menuturkan, Pertamina merupakan satu diantara BUMN Indonesia terbesar yang saat ini memiliki tantangan untuk menghadapi energi baru dan terbarukan.

Sektor energi terbarukan itu menjadi kian penting bagi Pertamina mengingat peranan di masa depan sebagai sumber energi primer menggantikan peran sumber energi dari minyak bumi dan batu bara.

Intip Latar Belakang Ojido Stevanus, Pacar Putri Tanjung Staf Khusus Jokowi, Bukan Orang Sembarangan

Untuk itu, Sandiaga Uno menyatakan Pertamina harus melakukan transformasi.

Dengan tantangan tersebut, Sandiaga Uno menilai Menteri BUMN Erick Thohir telah memetakan seluruh langkah Pertamina ke depannya.

Foto Ahok Berseragam Pertamina
Foto Ahok Berseragam Pertamina (Instagram @aganharahap)

Tak hanya itu, Sandiaga Uno menyatakan keyakinannya ke Menteri BUMN Erick Thohir sebagai pengambil kebijakan yang telah memastikan jajaran pimpinan BUMN, komisaris maupun direksi telah dipilih sesuai prinsip the right man on the right place.

"Mungkin Pak Ahok punya kekuatan di bidang pertambangan karena beliau sarjana pertambangan, yang dicari tentu kecocokannya," tutur Sandiaga Uno

Dengan keputusan Erick Thohir tersebut, lantas Sandiaga Uno berkaca dengan pengalamannya saat memimpin perusahaan.

Sekilas Anita Ratnasari, Ibu Putri Tanjung Stafsus Jokowi, Suka Menulis Buku & Aktif Kegiatan Sosial

"Saat saya masih menjalankan perusahaan, untuk menunjuk komisaris dan menunjuk direksi pertimbangannya seperti apa akan melalui review matrix," imbuh Sandiaga Uno

Lebih lanjut Sandiaga Uno menyatakan, review matrix yang biasa digunakan itu demi memastikan berjalannya usaha Pertamina ke depannya.

"Untuk memastikan tata kelola kedepannya dan dampaknya terhadap kinerja keuangan," tegas Sandiaga Uno.

Dengan berbagai pertimbangan itu, Sandiaga Uno menuturkan keputusan Ahok masuk ke BUMN melewati proses yang cukup panjang dan menjadikannya sebagai keputusan yang baik.

Tiara Andini Asisten Ombudsman RI Kecelakaan di Palembang, Dikubur Satu Liang Lahat dengan Nenek

"Kita membutuhkan orang paling terbaik dari yang terbaik," ungkap Sandiaga Uno.

Menurut Sandiaga Uno, ketika Ahok telah diputuskan menjadi Komisaris Utama Pertamina maka harus didukung.

Ahok
Ahok (TribunJatim)

"Saya kira jika telah diputuskan Menteri Bumn Erick Thohir maka kita harus mendukungnya," ucap Sandiaga Uno

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu lantas memberikan pesan untuk Ahok BTP. 

Situs SSCN CPNS 2019 Error, Lemot atau Down? Segera Lakukan Cara Berikut Demi Mengatasinya

Sandiaga Uno menjelaskan, saat terpilih menjadi sebagai komisaris dalam jangka waktu lima tahun maka Ahok harus membuktikan kemampuannya.

"Pemegang saham akan memberikan mandat selama 5 tahun, komisaris utama nantinya harus menjalani rencana bisnis yang telah ada," tutur Sandiaga Uno.

Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved