Polisi Duga Pembobol ATM Berjumlah 41 Orang, Kasatpol PP DKI: Hanya 12 Anak yang Terlibat

Polisi menyebut sebanyak 41 orang diduga terlibat kasus pembobolan ATM yang disebut merugikan Bank DKI hingga puluhan miliar ini.

Polisi Duga Pembobol ATM Berjumlah 41 Orang, Kasatpol PP DKI: Hanya 12 Anak yang Terlibat
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Ilustrasi pembobolan ATM 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin memastikan, anak buahnya yang terlibat kasus dugaan pembobolan ATM masih berjumlah 12 orang.

"Yang saya tahu ya itu (12 orang Satpol PP, untuk sementara itu yang diperiksa," ucapnya, Minggu (24/11/2019).

Hal ini tentunya bertolak belakang dengan perkembangan kasus yang dilakukan pihak Polda Metro Jaya.

Dimana dari hasil pengembangan, polisi menyebut sebanyak 41 orang diduga terlibat kasus pembobolan ATM yang disebut merugikan Bank DKI hingga puluhan miliar ini.

Meski demikian, Arifin mengaku tidak ambil pusing dengan perkembangan kasus yang dikemukakan oleh pihak kepolisian itu.

"Saya tidak tahu (kalau ada perkembangan terbaru kasus Satpol PP bobol ATM). Silahkan itu tanya ke Polda langsung," ujarnya saat dikonfirmasi.

"Prinsipnya kalau ada anggota saya yang melanggar disiplin ya kita tindak sesuai hukum," tambahnya menjelaskan.

Ia pun menyebut, pihaknya sendiri telah menindak tegas 12 orang petugas Satpol PP yang terlibat kasus pembobolan ATM dengan membebastugaskan mereka.

"Kemarin kan oknum yang terlibat sudah diberhentikan. Jadi ya tunggu saja hasilnya pemeriksaan polisi," kata Arifin.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved