Polemik Pembangunan Hotel di TIM
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Tegur Anak Buahnya yang Arogan Bentak Seniman TIM
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menyayangkan sikap anak buahnya itu terhadap para seniman senior Taman Ismail Marzuki (TIM).
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Video yang memperlihatkan Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Dadang Solihin bersikap arogan dengan membentak para seniman viral di media sosial.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menyayangkan sikap anak buahnya itu terhadap para seniman senior Taman Ismail Marzuki (TIM).

Ia pun mengaku telah memberi teguran keras kepada Dadang Solihin yang datang ke acara diskusi publik menggantikan dirinya.
"Saya menyayangkan dan sudah saya tegur pak deputi pariwisata dan kebudayaan karena emosional," ucapnya, Senin (25/11/2019).
Sebagai seorang pejabat, Anies menyebut, seharusnya Dadang bisa lebih tenang dan tak sepatutnya bersikap arogan bila berhadapan dengan masyarakat.
Terlebih saat itu, para seniman TIM sedang menyampaikan aspirasinya terkait revitalisasi kawasan pusat kebudayaan itu.
"Seharusnya rileks saja dan tukar pikiran yang rileks saja. Toh yang disampaikan adalah aspirasi yang sah," ujarnya di Hotel Borobudur, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
"Aspirasi itu sah untuk didengar dan didiskusikan," tambahnya menjelaskan.
Seperti diketahui, beredar video di media sosial seorang pejabat Pemprov DKI Jakarta bersikap arogan dengan membentak dan memarahi para seniman Taman Ismail Marzuki (TIM).
Dalam video itu, tampak seorang pejabat Pemprov DKI mengenakan baju putih berdiri di depan para seniman TIM sambil berbicara dengan nada tinggi
"Mau tidak diskusi? Mau tidak diskusi?" ucapnya pejabat tersebut.
Sontak hal ini direspon oleh para seniman di ruangan itu, mereka pun meminta pejabat tersebut tidak bersikap arogan.
"Woi jangan galak-galak dong, biasa aja pak," ujar salah satu seniman.
"Enggak bisa pejabat seperti anda ini," tutur seniman lain dalam video itu.