Timnas

Timnas U-23 Indonesia Jaga Tren Kemenangan saat Hadapi Singapura, Tim Lawan Berada Dalam Tekanan

Timnas U-23 Indonesia diminta untuk segera melupakan kemenangan atas Thailand dan menaruh fokus pada laga kontra Singapura, Kamis (28/11/2019).

Istimewa/PSSI
Osvaldo Haay, Saddil Ramdani, Syahrian Abimanyu dan beberapa pemain Timnas U-23 Indonesia merayakan gol 

"Saya kenal baik dengan beberapa pemain. Syahrian Abimanyu adalah sobat karib saya karena kami bermain bersama selama sekitar tiga tahun saat keluarga saya tinggal di Jakarta," katanya.

Meski tak menjelaskan lebih rinci, pengakuan Ikhsan Fandi mengenai waktu tiga tahun yang dihabiskannya di Jakarta bisa dihubungkan dengan perjalanan karier sang ayah yang juga pelatih Singapura, Fandi Ahmad.

Sebab, Fandi Ahmad tercatat pernah melatih di Liga Indonesia pada tahun 2006 hingga 2010.

Saat berkarier di Liga Indonesia, ia membesut klub Pelita Jaya.

Timnas U-23 Singapura dalam tekanan

Pelatih timnas U-23 Singapura, Fandi Ahmad mengungkapkan pemainnya dalam tekanan menjelang laga kontra timnas U-23 Indonesia pada SEA Games 2019.

Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga kedua Grup B SEA Games 2019.

Pertandingan Indonesia kontra Singapura akan berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Kamis (28/11/2019).

Hasil kurang memuaskan baru saja didapatkan oleh Singapura pada laga pertama kontra Laos.

Meski mendominasi pertandingan, Singapura akhirnya dipaksa bermain imbang 0-0 oleh Laos di Stadion Binan, Filipina, Selasa (26/11/2019).

Pelatih Singapura, Fandi Ahmad, cukup menyesali hasil yang didapatkan oleh anak asuhnya ini.

"Kami sejatinya ingin menang pada pertandingan lawan Laos karena akan mempermudah langkah untuk laga berikutnya," kata Fandi Ahmad dikutip BolaSport.com dari laman resmi FA Singapura.

Fandi Ahmad berharap hasil ini tak membuat semangat pemain Singapura menurun.

Ia menilai laga pertama memiliki tekanan tersendiri bagi para pemain.

Main Menyerang Jadi Petaka, PSM Makassar Takluk dari PSIS Semarang

Paula Verhoeven Beri Ini di Setahun Pernikahan, Baim Wong Ngakak saat Mencoba: Buat Siapa?

Kronologis Kecelakaan Transjakarta dan Pemotor di Simpang Cililitan

Ingin Perawatan Wajah? Intip Bedanya Sheet Mask, Masker Bubuk & Peel Off Mask

Delapan Desa di Kabupaten Tangerang Dianggap Rawan Kerusuhan Saat Pilkades 2019

"Kami harus melihat ke depan, kami tak ingin pemain menurun karena pertandingan pertama selalu sulit dan penuh tekanan," ujarnya menambahkan.

Fandi menjelaskan bahwa para pemain Singapura sudah berada dalam tekanan sebelum memulai perjuangan di SEA Games 2019.

Sebab, ini merupakan kali pertama tampil di SEA Games bagi beberapa pemain Singapura.

"Beberapa dari mereka sebenarnya baru pertama kali main di SEA Games, kami sempat gelisah akan hal tersebut," ujar Fandi.

"Namun kami harus tetap memberikan yang terbaik," tuturnya mengakhiri.

Fandi Ahmad juga menyadari bahwa persaingan Grup B akan sangat sulit menyusul kemenangan yang diraih Indonesia atas Thailand.

"Saya melihat Indonesia menang atas Thailand, jadi ini akan menjadi grup yang sangat sulit," tutur Fandi mengakhiri.

Hasil imbang kontra Laos sementara ini menempatkan Singapura di posisi empat klasemen dengan satu poin. (BolaSport.com)

Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved