Breaking News:

Ledakan di Monas

Granat Asap Meledak di Monas: Buatan Pindad Pernah Ditemukan di Tempat Sampah, Kegunaan dan Jenisnya

8 granat asap dan 15 peluru gas air mata buatan PT Pindad sebelumnya pernah ditemukan di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Cipayung

PT Pindad
granat asap 

Granat asap tidak dikategorikan sebagai senjata karena fungsinya sebagai pensinyalan dan penyembunyian.

Granat asap tersebut sebagian besar non eksplosif sehingga di beberapa negara dianggap legal dimiliki oleh masyarakat sipil.

Disain granat asap sangar sederhana, perangkatnya ada dimana-mana di seluruh dunia. Biasa digunakan pengunjuk rasa, penonton sepak bola dan penggemar air soft gun.

Sebelumnya, granat asap meledak di Monas saat diambil oleh personel TNI.
Awalnya ledakan tersebut sempat dikira berasal dari telepon seluler atau handphone kemudian dari bom.

Ledakan tersebut menyebabkan dua anggota TNI yang berolah raga di Monas menderita luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJakarta, granat asap tersebut ditemukan dua personel TNI dari garnisun yakni Serma Fajar dan Kopka Gunawan.

Kedua anggota TNI tersebut kemudian menemukan bungkusan plastik yang di dalamnya ternyata ada granat.

Saat mengambil bungkusan tersebut, granat tersebut meledak. Akibatnya, pergelangan tangan Serma Fajar putus dan dua jari di tangan kirinya putus.

Sementara personel lainnya menderita luka ringan dan kaki terkena percikan.

Penjelasan TNI

Halaman
1234
Penulis: Erik Sinaga 2
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved