Maling Motor Tembak Warga Pondok Kopi

Maling Motor yang Berondong Warga Pondok Kopi Miliki 3 Amunisi Peluru yang Belum Digunakan

Hendry Yanto (32) persiapkan kunci leter T dan senjata api jenis pistol saat mencuri sepeda motor di permukiman warga Duren Sawit Jakarta Timur.

Maling Motor yang Berondong Warga Pondok Kopi Miliki 3 Amunisi Peluru yang Belum Digunakan
ISTIMEWA
Senjata api rakitan milik Hendry Yanto (32) yang digunakan menembaki warga Duren Sawit, Jakarta Timur.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Hendry Yanto (32) mempersiapkan diri dengan kunci leter T dan senjata api jenis pistol saat beraksi mencuri sepeda motor di permukiman warga Jakarta Timur.

Senjata api rakitan tersebut digunakan menembak warga RT 02/RW 11 Kampung Bojong Rangkong, Kelurahan Pondok Kopi sebanyak tiga kali saat aksinya dipergoki pukul 04.00 WIB.

Meski senjata api yang dibawanya sudah diletuskan ke arah warga, Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit Iptu Fadholi mengatakan Hendry masih memiliki amunisi.

Joan Tomas Campasol Punya Ambisi Saat Persija Jakarta Vs Bhayangkara FC di Pekan Ke-30 Liga 1 2019

"Masih ada tiga amunisi peluru yang belum digunakan. Senjatanya ini rakitan, sekarang pelaku dan barang bukti sudah diamankan," kata Fadholi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (3/12/2019).

Namun untuk sekarang dia belum dapat merinci dari mana senjata didapatkan dan apa Hendry termasuk residivis pencurian.

Hendry yang kini mendekam di sel tahanan Mapolrestro Jakarta Timur sendiri masih dalam pemeriksaan guna meringkus pelaku lain yang berhasil kabur.

Fadholi baru dapat memastikan Puji Utomo (56) mengalami dua luka tembak saat ikut meringkus Hendry bersama warga RT 02 lainnya.

"Untuk korbannya sekarang masih dirawat di RS Polri Kramat Jati. Korban mengalami dua luka tembak," ujarnya.

Selain kunci leter T, hasil penggeledahan warga RT 02 mendapati Hendry mengantongi uang dengan jumlah lebih dari Rp 1 juta.

Dua handphone android milik Hendry pun dinilai warga termasuk jenis smartphone yang tergolong keluaran anyar dan memiliki teknologi mutakhir.

Uangnya lumayan banyak, sekitar Rp 1 juta lebih lah kalau saya kira-kira. Handphonenya juga bagus, mungkin uang hasil jual motor curian dia," tutur Saiful (47), satu warga RT 02. (*)

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved