DPRD DKI Desak Pemkot Jakarta Timur Buka Jalan yang Ditutup Pengembang JGC di Cakung
Menurutnya, pengembang JGC itu seharusnya tidak boleh melakukan penutupan akses jalan yang sudah menjadi fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - DPRD DKI Jakarta mendesak Wali Kota Jakarta Timur untuk segera membuka akses jalan yang ditutup oleh pengembang Jakarta Garden City (JGC) di wilayah Tambun Rengas, Cakung.
Pasalnya, penutupan jalan yang sudah dilakukan sebulan lebih itu banyak dikeluhkan oleh warga.
"Saya minta Pemkot Jakarta Timur segera membuka akses jalan yang ditutup karena penutupan jalan itu menyusahkan warga," ucap anggota DPRD DKI Muhayar, Selasa (3/12/2019).
"Warga dari Tipar Cakung tidak bisa melintas ke Tambun Rengas, begitu juga sebaliknya," tambahnya menjelaskan.
Menurutnya, pengembang JGC itu seharusnya tidak boleh melakukan penutupan akses jalan yang sudah menjadi fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum).
"Jalan itu merupakan fasos-fasum, maka warga berhak untuk melintas, jadi pihak lain tidak boleh menutupkan," ujar politisi PKS itu.
• Begini Cara Tahu Nomor WhatsApp Kamu Diblokir, Cukup Perhatikan Ini!
Untuk itu, ia menyebut, DPRD DKI dalam waktu dekat ini akan memanggil sejumlah pihak, yaitu pengembang dan Pemkot Jakarta Timur terkait penutupan akses jalan di Tambun Rengas ini.
"Surat undangan sedang kita buat, secepatnya semua akan kita panggil agar permasalahan cepat tuntas," kata Muhayar.
Ditemui di Gedung DPRD DKI, Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar menyebut, penutupan jalan itu disebabkan oleh perselisihan antara dua pengembang besar di daerah Cakung, yaitu pengelola JGC dan Metland.
Untuk mengatasi permasalahan itu, Anwar mengatakan, pihaknya telah membuat jalur alternatif yang bisa dilalui oleh masyarakat.
"Saya minta kepada kedua pengembang itu agar warga saya jangan dikorbanin. Akhirnya kami kasih jalan alternatif," tuturnya.
"Jalan itu sudah dibuka sejak lima hari lalu," tambahnya.