Penangkapan Geng Motor

Tawuran Maut Antar Geng Motor di Sunter Diawali dari Grup WhatsApp, Kak Seto Singgung Naluri Remaja

Tawuran yang terjadi di Jalan Sunter Kangkungan, Tanjung Priok, Jakarta Utara itu diawali dari adanya ajakan lewat grup WhatsApp.

Tawuran Maut Antar Geng Motor di Sunter Diawali dari Grup WhatsApp, Kak Seto Singgung Naluri Remaja
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Kak Seto di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (4/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau Kak Seto menyoroti tawuran maut antar geng motor yang melibatkan anak di bawah umur.

Tawuran yang terjadi di Jalan Sunter Kangkungan, Tanjung Priok, Jakarta Utara itu diawali dari adanya ajakan lewat grup WhatsApp.

Menurut Kak Seto, hal ini menjadi bukti bahwa WhatsApp disalahgunakan untuk berbuat sesuatu yang negatif.

"WhatsApp kan memang menjadi media komunikasi yang efektif ya, tapi bisa untuk hal positif, bisa untuk hal negatif," kata Kak Seto di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (4/12/2019).

Lewat grup WhatsApp, anggota geng motor janjian untuk tawuran demi mencari hiburan.

Hal tersebut dianggap Kak Seto tak terlepas dari naluri anak muda.

"Mereka berada dalam ini (grup) yang sama adalah nalurinya naluri hura-hura, bermain, untuk kebersamaan. Bahwa remaja itu saling bersama memang naluri remaja di seluruh dunia, naluri remaja memang begitu," kata dia.

Kak Seto pun berharap naluri anak muda bisa disalurkan ke kegiatan yang positif.

Ia berharap baik orang tua maupun pemerintah bisa menjadi wadah penyaluran energi anak muda yang berlebihan.

Halaman
123
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved