Anggota DPRD Fraksi PSI Desak Pemprov DKI Jakarta Hentikan Rencana Menggelar Formula E

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, diminta melihat sejumlah warga Jakarta Utara yang kesulitan mendapat air bersih

Istimewa/Facebook Anies Baswedan
Jakarta akan menjadi tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E pada 2020 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota komisi C DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Anthony Winza Prabowo, menyebut sebaiknya Formula E disetop.

Sebabnya, anggaran balapan mobil listrik ini dinilai terlalu besar untuk hiburan warga DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, diminta melihat sejumlah warga Jakarta Utara yang kesulitan mendapat air bersih.

"Apakah Pak Gubernur kiranya tahu, ada warga di Jakarta Utara yang untuk mendapatkan 1 meter kubik air saja harus membeli dengan harga Rp 150 ribu," tanya dia, di hadapan Anies, saat rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin atau Rabu (4/12/2019).

Bahkan, lanjutnya, sejumlah warga DKI Jakarta harus rela balapan untuk buang air besar (BAB).

Sebabnya, menurut dia, beberapa warga DKI Jakarta masih berebutan jamban atau tempat BAB.

"Warga Jakarta yang boro-boro berharap bisa menonton festival balapan mobil," katanya.

"Untuk buang air besar saja mereka harus balapan karena jamban masih jadi rebutan," sambungnya.

Anthony Winza Prabowo, mengatakan Pemprov DKI menganggarkan Rp 60 miliar untuk revitalisasi Bundaran Hotel Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved