Perubahan Gapeka
Soal Keterlambatan KRL, Pihak KCI Sebut Rata-rata Terlambat 10 Menit
Evaluasi tersebut dilakukan sesuai pemberlakuan jadwal perjalanan kereta rel listrik (KRL) sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2019.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, menyatakan pihaknya telah mengevaluasi keterlambatan kereta rel listrik hari ini.
Evaluasi tersebut dilakukan sesuai pemberlakuan jadwal perjalanan kereta rel listrik (KRL) sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2019.
"Dalam evaluasi sejak 1 Desember 2019, tampak bahwa kelambatan perjalanan KRL mulai berkurang," ujar Anne, dalam keterangan tertulisnya kepada Wartawan, Kamis (5/12/2019).
"Bila ada keterlambatan, rata-rata waktunya adalah sepuluh (10) menit," sambungnya.
Lebih lanjut, dia menyebut hal ini terjadi lantaran adanya pergantian jalur dengan kereta api jarak jauh.
Sistem tersebut, kata Anne, dinamakan sebagai rekayasa pola operasi KRL.
Kemudian, pada Jumat 6 Desember 2019 pagi, KCI tetap melakukan rekayasa pola operasi yang sama dengan hari sebelumnya.
Yaitu penambahan dua jadwal keberangkatan dari stasiun Bekasi, Jawa Barat.
Dua jadwal tersebut adalah;
1. KA 1327 (Bekasi - Manggarai - Jakarta Kota) yang berangkat pukul 06.13 WIB.
2. KA 1331 (Bekasi - Manggarai - Jakarta Kota) yang berangkat pukul 06.26 WIB.
"Pengguna, selanjutnya dapat berpindah kereta di stasiun-stasiun transit ke kereta yang sesuai tujuan akhirnya," ucap Anne.
• 5 Fakta Penangkapan Habib Jafar Shodiq Alattas di Cimanggis, Diduga Hina Wakil Presiden Maruf Amin
• Listrik Penyebab Bocah Tewas Diduga Bersumber dari Gardu PLN Beberapa Meter dari TKP
• Rekonstruksi Tawuran Antar Geng Motor di Sunter, Terungkap Aksi Tersangka Bacok Korban Hingga Tewas