MUI Kota Tangerang Dukung Rencana Legalisasi Majelis Taklim Oleh Kementerian Agama

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang mendukung Kementerian Agama (Kemenag) mengenai aturan majelis taklim harus terdaftar secara legal.

MUI Kota Tangerang Dukung Rencana Legalisasi Majelis Taklim Oleh Kementerian Agama
Net
Kantor Majelis Ulama Indonesia di Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang mendukung Kementerian Agama (Kemenag) mengenai aturan majelis taklim harus terdaftar secara legal.

Menurut Ketua MUI Kota Tangerang Edi Junaedi Nawawi, kebijakan itu dapat membina majelis taklim di seluruh Indonesia ke arah yang lebih tepat.

"Peraturam tersebut kan bertujuan untuk membina majelis taklim dengan manajemen yang baik. Kami dukung terkait itu," kata Edi melalui sambungan telepon, Sabtu (7/12/2019).

Ia menambahkan, munculnya peraturan tersebut sangat dibutuhkan untuk menertibkan majelis yang sering menyudutkan kelompok lain.

Baik itu kelompok masyarakat maupun negara.

"Kami sangat mendukung soal Peraturan Menteri Agama. Karena kita sedang membina manajemen majelis taklim karena sedang acak-acakan, mulai dari pengurusnya hingga sampai ada yang menjelekkan kelompok lain," papar Edi.

Edi menjelaskan penertiban itu juga berguna untuk mendata bagi pihak pemerintah daerah untuk memberikan dana ke majelis taklim.

"Kita ambil contoh, saat Pemda mau memberikan sumbangan, ya kalau salah satu majelis taklim enggak tercatat, nanti marah. Makanya yang belum terdaftar harus mendaftar," sambung dia.

Sebelumnya, Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag Juraidi menjelaskan terdaftarnya majelis taklim akan memudahkan Kemenag melakukan pembinaan.

Aturan ini juga bisa menjadi panduan masyarakat saat akan membentuk majelis taklim seperti, salah satu rukun majelis taklim ialah jemaah.

Dalam regulasi ini diatur jumlahnya minimal 15 orang, supaya majelis taklim yang dibentuk benar-benar memiliki jemaah.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved