Geram Istri Diisukan Mendua, Pria 72 Tahun Bacok Belahan Jiwa: Kalau Sudah Cacat, Enggak Laku

Mbah minta dibuatkan kopi berujuk pembacokan, sang istri yang diisukan selingkuh meninggal dunia diperjalanan ke rumah sakit.

Geram Istri Diisukan Mendua, Pria 72 Tahun Bacok Belahan Jiwa: Kalau Sudah Cacat, Enggak Laku
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
HE alias Mbah (72) - Geram Sang Istri Diisukan Mendua, Mbah Emosi Bacok Belahan Jiwa: Kalau Sudah Cacat, Enggak Laku 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Siti Nawiroh

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - HE atau kerap disapa Mbah, tega membacok sang istri seusai pulang bekerja jadi pemulung, Selasa (10/12/2019) dinihari.

Mbah membacok sang istri pas mengenai muka orang yang dicintainya tersebut.

Akibat ulahnya, Mbah harus kembali menduda karena sang istri meninggal diperjalanan ke RSU Tangsel.

Setelah ditangkap dan dilakukan penyelidikan, Mbah yang berusia 72 tahun itu menyesali perbuatannya.

Terlebih anaknya dengan sang istri masih berumur 3 tahun.

Namun nasi telah menjadi bubur, di masa tuanya Mbah harus menerima hukuman atas perbuatannya.

Setelah dilakukan penyelidikan, Mbah mengaku tak berniat membunuh sang istri, RO (34).

Ia yang saat itu tersulut emosi hanya ingin membuat sang istri cacat.

Heboh Isu Kedekatan Eks Dirut Garuda, Pramugara Duga Peran Pihak Lain: Mengapa Kasusnya Di-blow up?

Karena adanya dugaan selingkuh bersama pria lain, Mbah ingin membuat sang istri cacat sehingga tak bisa selingkuh lagi.

Halaman
1234
Penulis: Siti Nawiroh
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved