Ngaku Jadi Ajudan, Wanita Ini Janjikan Korbannya Kerja di Pemkot Bekasi, Tipu Puluhan Juta Rupiah

Pelaku penipuan berkedok rekrutmen kerja yang mengaku sebagai ajudan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto janjikan korbanya kerja di Pemkot Bekasi.

Ngaku Jadi Ajudan, Wanita Ini Janjikan Korbannya Kerja di Pemkot Bekasi, Tipu Puluhan Juta Rupiah
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Surat pernyataan yang dibuat korban penipuan di Kantor Polsek Bekasi Utara menuntut pelaku mengembalikan uang mereka paling lambat 30 Desember 2019. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Pelaku penipuan berkedok rekrutmen kerja bernama Rahma Widiastuti, sempat mengaku sebagai ajudan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Pelaku menjanjikan para korbannya menjadi seorang office boy (OB) di Kantor Pemerintah Kota Bekasi.

Muhamad Fauzan (18), korban penipuan yang mengalami kerugian hingga Rp 1 Juta mengatakan, pelaku memang tidak pernah secara gamblang menerangkan statusnya di kantor Pemkot Bekasi.

"Kerjaan enggak jelas, cuma setahu saya ya dia kerja di Pemkot Bekasi aja cuma enggak tahu bagiannya apa, saya tahunya dia orang dalem aja," kata Fazuan saat dijumpai di kantor Polsek Bekasi Utara, Senin, (23/12/2019).

Total terdapat 18 orang yang diduga menjadi korban penipuan yang dilakukan Rahma.

Kerugian mereka beragam, muali dari Rp200 ribu hingga paling besar Rp 1 juta rupiah.

Uang itu merupakan syarat supaya memuluskan proses rekrutmen sebagai OB di Kantor Pemkot Bekasi.

Dari isu yang beradar dikalangan korban, pelaku sempat mengaku bekerja sebagai ajudan Wakil Wali Kota Bekasi.

"Nah itu sempet-sempet ngaku jadi ajudan wakil, saya juga kurang tahu kata temen saya gitu, kalau ke saya dia orang dalemlah bisa masukin orang," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved