Penembak Sopir Taksi Suka Foya-foya dan Konsumsi Sabu, Andalkan Kiriman Uang Warisan

Gaya hidup mewah dan tak mendapat kiriman uang warisan dari keluarganya jadi motif Felix (26) nekat merampok harta sopir taksi yang dia naiki.

Penembak Sopir Taksi Suka Foya-foya dan Konsumsi Sabu, Andalkan Kiriman Uang Warisan
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo 

Uang hasil pencurian yang gagal dinikmati pun rencananya digunakan Felix untuk membeli paket sabu.

Barang bukti yang diamankan yakni senjata api jenis air gun (sebelumnya ditulis air softgun), delapan butir peluru gotri dalam selongsong.

"Satu buah proyektil gotri yang sudah diangkat dari pipi korban. Surat keterangan keanggotaan Tactical Shooting Club, dan uang Rp 300 ribu milik korban," tuturnya.

Sebagai informasi, modus yang digunakan Felix saat beraksi yakni berpura-pura jadi penumpang taksi dan minta diantar ke Sentul.

Felix sempat merubah tujuannya ke Kelapa Gading lalu kembali merubah tujuannya ke Sentul sehingga menimbulkan kecurigaan sopir, Nur Faizin.

Kecurigaan sopir Faizin terbukti saat Felix merogoh saku depan baju tempatnya menyimpan uang Rp 300 ribu di Jalan DI Panjaitan.

"Korban (Faizin) melawan dengan cara memegang tangan pelaku dan menariknya. Saat itu pelaku langsung menembakan pipi kiri korban," lanjut Hery.

Pelaku beli airsoftgun secara online

Pelaku penembakan sopir taksi di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Jatinegara, pada Sabtu (14/12/2019), kini mendekam di sel tahanan Mapolrestro Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Arie Ardian Rishadi mengatakan Felix tak memiliki legalitas atas senjata api jenis air softgun yang digunakan saat beraksi.

Halaman
1234
Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved