Wanita Ini Menangis di Depan Jasad Pembunuh Kakaknya, Teringat Kejadian Pahit 2 Tahun Lalu

Kristinawati (50) spontan teringat kakaknya, Suswati (54), saat melihat jasad pria terbaring di kamar mayat RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Kamis (26/12/20

Wanita Ini Menangis di Depan Jasad Pembunuh Kakaknya, Teringat Kejadian Pahit 2 Tahun Lalu
surya.co.id/firman rachmanuddin
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi Kasat Reskrim, AKBP Sudamiran dan Wakasat Reskrim, AKP Ardian menunjukkan foto tersangka dan barang bukti kejahatannya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, SURABAYA - Kristinawati (50) spontan teringat kakaknya, Suswati (54), saat melihat jasad pria terbaring di kamar mayat RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Kamis (26/12/2019).

Tangisnya pecah karena dua tahun lalu pria di depannya bernama Riyandi Prasetiawan (36) alias Andi Prasojo alias Slamet Handoyo itu adalah pembunuh Suswati.

Suswati adalah janda pemilik warung kopi di Jalan Lakarsantri Surabaya korban perampokan.

Riyandi adalah otaknya, dibantu dua rekannya, M Rifai (33) dan Arma Widiantara (34).

Tubuh Suswati penuh luka tusuk saat ditemukan pada 31 Agustus 2017 silam.

Hari-hari Terakhir Nyimas Fitria sebelum Bus Sriwijaya Kecelakaan, Si Bungsu Minta Diajak Beli Topi

"Saya teringat almarhumah (Suswati, red)," ucap Kristinawati kepada Surya.co.id.

"Saya selalu berdoa agar otak pelaku pembunuhan sadis kakak saya ditangkap," ia menambahkan.

Krisnawati mendapat kabar dari polisi bahwa otak pembunuhan kakaknya tewas ditembak.

Riyandi melawan dan dianggap membahayakan saat hendak ditangkap oleh personel Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Saya bersyukur, mungkin doa keluarga selama ini dikabulkan," ungkap dia.

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved