Banjir di Bekasi
Kisah Satu Keluarga Bertahan Selama Dua Hari Menunggu Dievakuasi Hingga Bayi di Dalam Keranjang Baju
Kisah satu keluarga selama dua hari bertahan di rumah saat banjir Jakarta hanya dengan makanan ringan dan bayi di dalam keranjang baju.
Penulis: Suharno | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM - Petugas gabungan terus melakukan evakuasi warga yang masih terjebak banjir Jakarta maupun sekitarnya, termasuk Bekasi.
Hal tersebut terlihat hari Kamis (2/1/2019), petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD dan lainnya, menyusuri sejumlah perumahan di Bekasi.
Menjelang sore, di Perumahan Villa Taman Kartini Jalan Mayor M Hasibuan, terlihat para petugas usai mengevakuasi belasan orang yang masih termasuk satu keluarga.
• Wali Kota Bogor Bantah Selfie dengan Anies Baswedan di Katulampa Saat Banjir: Gak Ada Hubungan
• Truk Nekat Terobos Banjir 1 Meter di Kebon Jeruk Jakarta Barat, Begini Pengakuan Sang Sopir
• Foto-foto Pool Taksi Blue Bird di Kramat Jati Terendam Banjir Jakarta, Karyawan Lakukan Evakuasi
• Edson Tavares Mengaku Dipecat Bos Persija Jakarta Lewat Pesan Singkat Whatsapp
Warga yang sudah dievakuasi lalu ditampung di Posko Pengungsian yang bersda di sepanjang Jalan Mayor M Hasibuan.
Korban yang terjebak banjir rata-rata tidak menyangka air datang begitu cepat.
Pesta malam pergantian tahun kala itu menjadi malam terburuk yang pernah dialami warga korban banjir.
Cipto (42), merupakan satu dari sekian banyak korban yang terjebak banjir.
Selama hampir dua hari dia bersama 11 anggota keluarganya bertahan hidup di bangunan lantai dua.
"Hujan jam 1 malam, air udah tiba-tiba masuk, saya sempet nyelamatin mobil, saya keluarin ke pinggir jalan," kata Cipto.
Dia dan anggota keluarga lainnya langsung berusaha menyelamatkan barang-barang berharga.
Tapi air naik begitu cepat, dia dan anggota keluar lari ke lantai dua untuk menyelamatkan diri.
"Barang-barang udah kelelep semua, saya ada 11 anggota keluarga."
"Ada anak kecil dan lansia dua orang ibu bapak saya, usia 65 tahun dan 70 tahun," jelas dia.
Selama terjebak banjir, Cipto berusaha untuk bertahan hidup dengan mengandalkan makanan seadanya.
"Pas sebelum tahun baru saya udah beli aqua (air mineral) tiga dus, sama makanan stok aja makanan ringan," paparnya.