Banjir di Tangsel

Total Titik Banjir di Tangerang Selatan ada 118, Hari Kedua Tersisa 7 Lokasi yang Masih Tergenang

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengumumkan, jumlah titik banjir di wilayahnya mencapai 118 titik.

Total Titik Banjir di Tangerang Selatan ada 118, Hari Kedua Tersisa 7 Lokasi yang Masih Tergenang
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Banjir yang masih menggenangi kawasan Ciledug Indah 2, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Kamis (2/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengumumkan, jumlah titik banjir di wilayahnya mencapai 118 titik.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, saat dihubingi TribunJakarta.com pada Kamis (2/1/2020).

Jumlah total tersebut terhitung sejak hari pertama banjir melanda pada Rabu (1/1/2020).

Namun hari ini, Kamis (2/1/2020), atau hari ke dua, banjir di sebagian titik mulai surut hingga menyisakan 7 lokasi.

Airin juga menjelaskan ketinggian banjir di 7 lokasi tersebut bervariasi dari mulai 50 hingga 100 centimeter.

"Total 118 titik. Hari ini tersisa 7 itik ketinggian antara 60 cm sampai dengan 100 cm," terang Airin.

Ia juga menjelaskan tujuh lokasi yang masih terimbas banjir tersebut berada di kecamatan Serpong Utara, Serpong, Pondok Aren, Ciputat dan Pamulang.

Ketujuh lokasi tersebut adalah:

1.Kampung Jelupang, Serpong
2. Kampung Kayu Gede, Seepong Utara
3. Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI), Pamulang
4. Perumahan Setneg, Pondok Aren
5. Perumahan Taman Mangu, Pondok Aren
6. Perumahan Arinda 2, Pondok Aren
7. Perumahan Ciputat Baru, Ciputat

Sebelumnya, Kepala BPBD Tangsel, Chaerudin, menjelaskan penyebab banjir di wilayah penyangga ibu kota itu.

Chaerudin mengatakan, banjor di Tangsel disebabkan karena curah hukan yang tinggi sejak Selasa (31/12/2019), dan luapan dari sungai dan anak sungai yang melintas di Tangsel.

"Pokoknya penyebabnya ada tiga, intensitas hujan yang tinggi, luapan sungai dan anak sungai," ujar Chaerudin di salah satu lokasi banjir di Setu.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved