Mayat Pria di Sungai di Dekat Istiqlal
Tangis Ibunda Pecah Saat Pemakaman Sang Anak yang Tewas Mengambang di Sungai Dekat Masjid Istiqlal
Kepergian RF, remaja 16 tahun yang tewas setelah terseret derasnya arus sungai saat banjir menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Kepergian RF, remaja 16 tahun yang tewas setelah terseret derasnya arus sungai saat banjir menerjang sebagian wilayah Jakarta di awal tahun 2020 ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Suasana duka pun menyelimuti rumah duka yang terletak di Jalan Kramat Kwitang Ujung, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.
Sejak siang, sanak keluarga dan kerabat dekat korban pun terus berdatangan menuju rumah duka.

Puluhan orang pun turut mengiringin kepergian RF menuju peristirahatan terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan.
Isak tangis pun pecah saat jenazah RF mulai dimasukan menuju liat lahan.
Ibu dari RF pun tampak tak kuasa menahan kesedihan, ia tak henti meneteskan air mata selama prosesi pemakaman tersebut berlangsung.
Dini, salah satu sanak keluarga korban pun mengaku telah mengikhlaskan kepergian RF yang ditemukan tewas pagi tadi dalam kondisi mengenaskan di Sungai Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat
"Kami keluarga ikhlas. Bagi kami yang terpenting sudah ketemu dan bisa kami makamkan hari ini," ucapnya, Sabtu (4/1/2020).
Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum ditemukan tewas mengambang di Sungai Masjid Istiqlal, RF sempat menghilang sejak 2 Januari lalu.
• Jatuh Bangun Armanah Selamat Digendong Anak dari Longsor, Hampir Pingsan di Pengungsian
• Jalan Kapuk Jakarta Timur Sudah Bisa Dilalui Setelah Sempat Terputus Akibat Longsor
Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro menyebut, sebelum hilang akibat terseret derasnya arus sungai, RF sempat bermain di bantaran kali bersama teman-temannya.
"Sebelum hilang, korban sempat bermain bersama teman-temannya di pinggir Sungai Kalipasir pada 2 Januari lalu sekira pukul 10.25 WIB," ucapnya, Sabtu (4/1/2019).
Saat tengah asik bermain bersama temannya itu, tiba-tiba korban terseret derasnya aliran sungai hingga hilang terbawa arus.
"Saat bermain, tiba-tiba korban terseret aliran sungai saat hujan deras sehingga dia tidak berhasil diselamatkan dan hanyut terbawa arus," ujarnya saat dikonfirmasi.