Breaking News:

Mengaku Debt Collector, Gerald dan Untung Bawa Kabur Motor Korbannya

Penipuan dan penggelapan dengan pelakunya yang mengaku sebagai debt collector dari pihak leasing terjadi di Kota Depok

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Google
Ilustrasi Aksi Pencurian Motor 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Penipuan dan penggelapan dengan pelakunya yang mengaku sebagai debt collector dari pihak leasing terjadi di Kota Depok, tepatnya di Jalan Raya Tapos di Depan Gerbang Perumahan Permata Cimanggis.

Pelakunya berjumlah dua orang atas nama Levinus Gerald (31) dan Sri Untung (37), serta korbannya atas nama  Fery Alviyanto (44), warga Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Deddy Kurniawan menjelaskan, modus yang digunakan kedua pelaku adalah mengaku sebagai debt collector atau pun petugas leasing, dan mengatakan pada korbannya bahwa angsuran motornya sudah telat dan akan ditarik.

Namun, ketika korban mendatangi pihak leasing, motor miliknya pun tidak ada dan dibawa kabur oleh kedua pelaku Gerald dan Untung.

“Ternyata oleh para pelaku unit sepeda motor tersebut tidak diserahkan ke pihak leasing,” kata Deddy dikonfirmasi wartawan, Rabu (8/1/2020).

Reza Rahadian Tertantang Saat Bermain Film Bergenre Fantasi

ART Aniaya Anak Majikan, KPAI Minta Orantua Perketat Pengawasan

Selanjutnya, korban pun melaporkan penipuan yang dialaminya ke Polres Metro Depok dan ditindaklanjuti oleh petugas dengan melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku.

Penyelidikan pun berbuah manis, pelaku diketahui tengah berada di Jalan Raya Bogor-Jakarta, dan petugas pun segera meringkus pelaku tanpa bisa berkutik.

“Hasil pemeriksaaan, pelaku mengakui perbuatannya. Dan setelah didalami, pelaku mengaku telah beraksi sebanyak tiga kali,” tambahnya.

Sementara sepeda motor yang digelapkan oleh pelaku, telah dijual dan keuntungannya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Akibat perbuatannya, para pelaku pun terancam dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

“Pasal yang kami gunakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP , ancaman kurungan penjara diatas lima tahun,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved