Sudin Pusip Jakarta Utara Buka Restorasi Dokumen Pasca-banjir, Warga Banyak yang Minta Buat Baru

Arsiparis Sudin Pusip Jakarta Utara Tri Wahyuniati mengatakan, masih banyak warga yang menganggap layanan ini untuk mengganti dokumen baru.

Sudin Pusip Jakarta Utara Buka Restorasi Dokumen Pasca-banjir, Warga Banyak yang Minta Buat Baru
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Pelayanan restorasi dan digitalisasi dokumen dari Sudin Pusip Jakarta Utara di kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta Utara membuka layanan restorasi arsip pasca-banjir, Minggu (5/1/2020) hingga Rabu (22/1/2020) mendatang.

Setelah sembilan hari dibuka, masih banyak warga yang salah paham terkait layanan yang diberikan.

Arsiparis Sudin Pusip Jakarta Utara Tri Wahyuniati mengatakan, masih banyak warga yang menganggap layanan ini untuk mengganti dokumen baru.

"Pengertian dari masyarakat kita bisa ganti baru arsip yang rusak," katanya saat ditemui di kantor kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/1/2020).

Padahal, layanan restorasi adalah perbaikan fisik terhadap dokumen yang rusak akibat banjir.

Kerusakan yang bisa ditangani dalam restorasi ini pun terbatas, misalnya dokumen yang basah, robek, hingga digigit rayap.

Sudin Pusip tidak berwenang mengganti dokumen yang hancur atau yang tintanya memudar.

"Itu kalo tinta yang luber itu takutnya huruf-huruf yang ada berubah, jadi sebatas fisiknya saja," kata Tri.

"Selagi masih ada informasinya kami bisa. Kami tidak bisa memunculkan informasi yang baru," imbuhnya.

Halaman
123
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved