Breaking News:

Imlek 2020

Mulai dari Cheongsam Hingga Lampion, Deretan Tips Belanja Imlek di Tahun Baru Imlek 2020

Tips belanja kebutuhan di Tahun Baru Imlek 2020, turut ada promo Lazada Hoki Imlek Sale, mulai 14-6 Januari 2020.

Tribun Jogja
LAMPION. Warga masyarakat menikmati ribuan lampion yang dipasang di kawasan Pasar Gede, kota Solo, Jawa Tengah, Senin (12/2/2018). Pemasangan ribuan lampion oleh pemerintah kota Solo tersebut menjadi tradisi tahunan yang diselenggarakan untuk menyemarakkan suasana menjelang Imlek. TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI 

Serta koleksi special edition Mac Lunar yang terdiri dari 11 koleksi make up dibalut dengan kotak paket khusus.

Paket itu dengan motif spesial warna biru, merah muda, dan persik, terinspirasi dari Ancient Forbidden City.

4. Tetap Bugar Menyambut Hari Raya Imlek

Bukan rahasia lagi menjelang Imlek biasanya dibarengi dengan frekuensi dan curah hujan yang cukup tinggi

Kesehatan tubuh harus tetap dijaga dengan selalu konsumsi vitamin dan buah-buahan.

5. Siapkan makanan secukupnya

Kadang-kadang, hari raya mendatangkan kebahagiaan sehingga kalkulasi porsi makanan tidak tepat atau berlebihan.

Menyambung dengan poin sebelumnya, pengaturan jadwal kunjungan dapat menjadi acuan porsi masakan atau kue kering yang disiapkan di ruang tamu.

6. Manfaatkan fasilitas cicilan 0 persen

Kartu kredit bisa bermanfaat positif bagi kesehatan keuangan.

Di kampanye Lazada Hoki Imlek, bisa belanja dan mendapatkan diskon atau potongan tambahan hingga Rp88.000,-.

7. Pastikan kenyamanan untuk si kecil

Bagi orangtua dengan bayi, kenyamanan bagi bayi pasti menjadi prioritas.

Terutama apabila banyak kunjungan keluar atau kerabat datang ke rumah.

8. Add-to-cart dan check out segera agar pengiriman tiba tepat waktu

Sesuai terjemahan, fitur add-to-cart berguna untuk memasukkan daftar produk favorit sebelum lanjut ke pembayaran.

Fitur ini disarankan untuk digunakan beberapa hari sebelum tanggal promo berlangsung agar produk tersebut dapat kita beli sebelum ludes dalam hitungan menit.

Add-to-cart beberapa hari sebelum hari promo juga membantu kita untuk mendapatkan produk yang tengah kita incar dengan harga terbaik. (*/Lis)

Pasar Petak 9 Glodok Ramai Pembeli

Kue Keranjang di Petak Sembilan WARTAKOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Kue Keranjang di Petak Sembilan WARTAKOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI (Warta Kota/Anggie Lianda Putri)

Warga Tangerang Tanlia (46) lebih memilih membeli pernak-pernik imlek di Pasar Petak 9, Glodok, Jakarta ketimbang di Kotanya sendiri.

Menurutnya suasana Pasar Petak 9 lebih meriah ketimbang Pasar Lama yang terletak di Tangerang.

"Saya dari Tangerang, sengaja kesini Pukul 08.00 supaya bisa keliling Pasar Petak 9 buat berburu barang imlek," kata Tanlia ditemui di sebuah toko baju di Pasar Petak 9, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Tanlia saat itu langsung memborong empat kaos merah bergambar tikus. Kaos itu akan dibagikannya kepada keponakannya.

"Disini lebih murah ketimbang di Tangerang, jadi gak apa deh jauh sedikit belanjanya," kata Tanlia.

Selain Tanlia, Berta (35) juga tengah sibuk berburu kaos merah bergambar tikus.

Kaos itu akan dibagikannya ke karyawan tokonya saat imlek 25 Januari mendatang.

"Biar meriah saja, jadi karyawan nanti kompakan pakai baju merah," kata Berta.

Pedagang kaos imlek Sumo (50) mengakui ada kenaikan omset jelang satu minggu menuju imlek. Kenaikan omset capai 85 persen.

"Sudah penuh ini lapak saya dari kemarin, sampai orang susah lewat," kata Sumo kepada Wartakotalive.com.

Sumo biasanya hanya berjualan nanas madu. Namun karena menjelang imlek ia melihat ada peluang dalam menjual kaos bergambar tikus.

"Ini harga termurah Rp40 ribu termahal Rp60 ribu," kata Sumo.

Pantauan Wartakotalive.com seminggu menjelang imlek Pasar Petak 9 mulai menggeliat.

Bukan hanya tukang kaos imlek, tukang pernak-pernik imlek dan kue diburu oleh warga.

Namun kenaikan omzet saat imlek tidak dialami pedagang amplop.

Ercik (40) mengaku kehilangan hampir 100 persen pelanggannya di imlek tahun ini.

"Waduh turun drastis kalau sekarang, dulu pendapatan bisa sampai Rp40 juta jelang imlek, sekarang Rp10 juta saja sulit," kata Erick.

Erick tidak mengetahui persis mengapa pembeli amplop angpau semakin berkurang.

Kondisi ini kata Erick juga berlaku saat ia menjajakan dagangannya secara online.

"Mungkin karena krisis ekonomi, jadi orang kasih angpau semakin menurun," kata Erick.

Bukan hanya itu pasokan amplop angpau juga menurun drastis. 

Ia mengaku kerap kesulitan mendapatkan stok amplop angpau di tahun ini.

"Banyak pabrik amplop angpau yang tutup, jadi sudah omset menurun, cari barang juga susah," kata Erick. (Lilis Setyaningsih)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul SIMAK! Tips Berbelanja Kebutuhan Imlek di Tahun Baru Imlek 2020, Mulai dari Cheongsam Hingga Lampion

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved