Imlek 2020

Mulai dari Cheongsam Hingga Lampion, Deretan Tips Belanja Imlek di Tahun Baru Imlek 2020

Tips belanja kebutuhan di Tahun Baru Imlek 2020, turut ada promo Lazada Hoki Imlek Sale, mulai 14-6 Januari 2020.

Editor: Wahyu Aji
Tribun Jogja
LAMPION. Warga masyarakat menikmati ribuan lampion yang dipasang di kawasan Pasar Gede, kota Solo, Jawa Tengah, Senin (12/2/2018). Pemasangan ribuan lampion oleh pemerintah kota Solo tersebut menjadi tradisi tahunan yang diselenggarakan untuk menyemarakkan suasana menjelang Imlek. TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI 

Bagi orangtua dengan bayi, kenyamanan bagi bayi pasti menjadi prioritas.

Terutama apabila banyak kunjungan keluar atau kerabat datang ke rumah.

8. Add-to-cart dan check out segera agar pengiriman tiba tepat waktu

Sesuai terjemahan, fitur add-to-cart berguna untuk memasukkan daftar produk favorit sebelum lanjut ke pembayaran.

Fitur ini disarankan untuk digunakan beberapa hari sebelum tanggal promo berlangsung agar produk tersebut dapat kita beli sebelum ludes dalam hitungan menit.

Add-to-cart beberapa hari sebelum hari promo juga membantu kita untuk mendapatkan produk yang tengah kita incar dengan harga terbaik. (*/Lis)

Pasar Petak 9 Glodok Ramai Pembeli

Kue Keranjang di Petak Sembilan WARTAKOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Kue Keranjang di Petak Sembilan WARTAKOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI (Warta Kota/Anggie Lianda Putri)

Warga Tangerang Tanlia (46) lebih memilih membeli pernak-pernik imlek di Pasar Petak 9, Glodok, Jakarta ketimbang di Kotanya sendiri.

Menurutnya suasana Pasar Petak 9 lebih meriah ketimbang Pasar Lama yang terletak di Tangerang.

"Saya dari Tangerang, sengaja kesini Pukul 08.00 supaya bisa keliling Pasar Petak 9 buat berburu barang imlek," kata Tanlia ditemui di sebuah toko baju di Pasar Petak 9, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Tanlia saat itu langsung memborong empat kaos merah bergambar tikus. Kaos itu akan dibagikannya kepada keponakannya.

"Disini lebih murah ketimbang di Tangerang, jadi gak apa deh jauh sedikit belanjanya," kata Tanlia.

Selain Tanlia, Berta (35) juga tengah sibuk berburu kaos merah bergambar tikus.

Kaos itu akan dibagikannya ke karyawan tokonya saat imlek 25 Januari mendatang.

"Biar meriah saja, jadi karyawan nanti kompakan pakai baju merah," kata Berta.

Pedagang kaos imlek Sumo (50) mengakui ada kenaikan omset jelang satu minggu menuju imlek. Kenaikan omset capai 85 persen.

"Sudah penuh ini lapak saya dari kemarin, sampai orang susah lewat," kata Sumo kepada Wartakotalive.com.

Sumo biasanya hanya berjualan nanas madu. Namun karena menjelang imlek ia melihat ada peluang dalam menjual kaos bergambar tikus.

"Ini harga termurah Rp40 ribu termahal Rp60 ribu," kata Sumo.

Pantauan Wartakotalive.com seminggu menjelang imlek Pasar Petak 9 mulai menggeliat.

Bukan hanya tukang kaos imlek, tukang pernak-pernik imlek dan kue diburu oleh warga.

Namun kenaikan omzet saat imlek tidak dialami pedagang amplop.

Ercik (40) mengaku kehilangan hampir 100 persen pelanggannya di imlek tahun ini.

"Waduh turun drastis kalau sekarang, dulu pendapatan bisa sampai Rp40 juta jelang imlek, sekarang Rp10 juta saja sulit," kata Erick.

Erick tidak mengetahui persis mengapa pembeli amplop angpau semakin berkurang.

Kondisi ini kata Erick juga berlaku saat ia menjajakan dagangannya secara online.

"Mungkin karena krisis ekonomi, jadi orang kasih angpau semakin menurun," kata Erick.

Bukan hanya itu pasokan amplop angpau juga menurun drastis. 

Ia mengaku kerap kesulitan mendapatkan stok amplop angpau di tahun ini.

"Banyak pabrik amplop angpau yang tutup, jadi sudah omset menurun, cari barang juga susah," kata Erick. (Lilis Setyaningsih)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul SIMAK! Tips Berbelanja Kebutuhan Imlek di Tahun Baru Imlek 2020, Mulai dari Cheongsam Hingga Lampion

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved