Wasiat Aneh Siswa Surabaya Gantung Diri: Sebut Tidak Punya Cita-cita, Sempat Video Call

Seorang saksi mata menyebut jika, di sekitar jasad korban RH ditemukan sebuah kertas bungkus makanan cokelat yang berisikan surat wasiat

Editor: Erik Sinaga
Kolase TribunJatim.com, Tribunnews
Ilustrasi Siswa SMK Surabaya gantung diri di dapur rumahnya sendiri 

RH Sering Sendiri

Siswa kelas X SMK di Surabaya berinisial RH ditemukan tewas gantung diri di rumahnya Jalan Pacar Keling Surabaya, diketahui kerap berada dirumah sendiri.

Di rumah tersebut, RH tinggal bersama kakak perempuannya dan kakak iparnya.

Orang tua dan kakak RH berjualan di wilayah Demak.

Orang tua RH juga jarang pulang kerumah Pacar Keling karena memiliki rumah di Demak, sementara kakak RH kerap pulang malam usai berjualan.

"Disini sering sendirian," kata salah seorang warga.

Di lingkungan sekolah, RH dikenal pendiam dan suka bergaul.

Siswa kelas X Jurusan Teater di SMK Surabaya itu bahkan baru saja mengikuti kegiatan outbond di Malang.

"Sempat ikut outbond sekolah di Malang, hari Selasa-Rabu. Terus pas pulang itu katanya anak-anak sempat tidak masuk sekolah dan kabur dari rumah. Kalau sehari-hari ya pendiam anaknya. Gak aneh-aneh," kata SV salah satu teman sekolah korban.

Potret RH (17) siswa kelas X SMKN 12 Surabaya semasa hidup. (ISTIMEWA)
Potret RH (17) siswa kelas X SMKN 12 Surabaya semasa hidup. (ISTIMEWA) ()

Kasus dengan Polisi

Lebih lanjut, SV mendengar jika korban sempat izin ke wali kelas kalau tidak masuk sekolah karena motornya tengah disita polisi.

Nenek Sepuh Ini Suka Menikah: Telah Menikah 23 Kali, Jaga Penampilan dengan Pijatan di Area Tertentu

Indonesia Masters 2020: Alfian/Annisa Lolos Kualifikasi, Tontowi/Apriyani Promosi ke Kualifikasi

Liga Champions Asia: Tampines Rovers v Bali United, Link Live Streaming, Lisensi Teco Bermasalah

"Kan motornya itu disita polisi karena knalpotnya brong dan motornya modifikasi. Nah itu denger-denger korban takut dan dimarahi orang tuanya. Itu sempat ditebus 600 ribu," kata SV.

Salah satu saudara RH juga menduga, jika anak berusia 17 tahun itu nekat mengakhiri hidupnya karena tekanan dimarahi oleh orang tuanya.

"Mungkin karena motor itu. Karena sempat disita lama. Itu diurus habis 600 ribu. Disuruh kembalikan ke standarnya sama polisi. Disita pas malam tahun baru," ujar saudara RH yang tak mau namanya disebut.

Disclaimer: Perbuatan ini tidak untuk ditiru. World Health Organisation (WHO) mengatakan setiap tahun tidak kurang dari 800 ribu orang meninggal akibat bunuh diri. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved