Narapidana Tewas Gantung Diri di Ruang Isolasi Lapas Pemuda Tangerang
Kejadian narapidana tewas gantung diri kembali terjadi di Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang, Kamis (16/1/2020).
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
"Betul, Kejadian menurut info dari temen-temen di lapangan itu sekitar jam 15.30 WIB pada waktu mau bagi makan sore ke WBP," jelas Jumadi kepada TribunJakarta.com, Jumat (16/8/2019).
Menurut teman satu selnya, S mengakhiri hidupnya menggunakan kain yang dililitkan ke lehernya juga ember yang digunakan untuk berdiri sebelum melompat.
Diduga frustasi yang berlebihan, Fan Cheng Kuo (44) nekat menghabisi nyawanya sendiri di dalam Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang.
Mundur ke tahun 2018, narapidana asal Taiwan titipan Kejaksaan Negeri Tangerang ditemukan tidak bernyawa di dalam lapas pada Selasa (14/8/2018) sekira pukul 20.00 WIB.
• Sempat Viral, Spanduk Penolakan Bioskop XXI di PGC Dicopot
• Beredar Kabar Sule Bakal Nikah Lagi, Acara Tunangan Digelar Bulan Ini
Menurut Abdul Azis, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Lapas II A Tangerang, korban mengakhiri nyawanya sendiri dengan cara gantung diri karena stres ditinggal pacarnya.
"Dari keterangan teman-temannya diduga korban ini stres karena ditinggal pacarnya. Diputus Pasangannya. Sudah tiga bulan di sini (Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang)," ucap Abdul kepada TribunJakarta.com di Tangerang, Rabu (15/8/2018).
Menurutnya, alat yang digunakan Fan Cheng Kuo (44) untuk menghabisi nyawanya sendiri tersusun dari handuk yang telah dipotong-potong.
Diketahui, korban merupakan tangkapan dari Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta dan diserahkan untuk diselediki oleh Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta.
Disclaimer: Perbuatan ini tidak untuk ditiru. World Health Organisation (WHO) mengatakan setiap tahun tidak kurang dari 800 ribu orang meninggal akibat bunuh diri.
Bunuh diri menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia untuk kategori penduduk usia 15 sampai 29 tahun. WHO mencatat, bunuh diri menyumbang setidaknya 1,4 persen kematian penduduk dunia per-tahunnya.
Berita/artikel ini bukan dimaksudkan menginspirasi pembaca nekat bunuh diri.