Sudah Pacaran 9 Bulan, Janda Anak Tiga Bernasib Tragis Pascanikah Siri dengan Ayah Kekasih

Sudah sembilan bulan berhubungan dengan anaknya, janda ini bernasib tagis setelah dinikahi siri calon mertua.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Rr Dewi Kartika H
Kolase Tribunkaltim.co/Zainul
Tak berdaya duduk di kursi roda, Zahiruddin (33) pelaku pembunuh seorang janda berinisal NR (33) saat diamankan tim beruang hitam Polresta Balikpapan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BALIKPAPAN - Zahiruddin (33) warga kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur tega menghilangkan nyawa sang kekasih, NS (33).

NS adalah seorang janda beranak 3 yang ditikam Zahiruddin berkali-kali hingga meninggal dunia.

NS sempat ditolong warga namun nyawanya tak dapat tertolong setiba di rumah sakit.

Saat itu Selasa (14/1/2020) sekira pukul 13:30 Wita, Zahiruddin melakukan pembunuhan tersebut di atas kontrakan korban di Jl. Siaga RT 24 Kelurahan damai Kecamatan Balikpapan.

Di bawah pengaruh narkoba, Zahiruddin mengayunkan pisaunya berkali-kali ke tubuh kekasihnya hingga berlumuran darah.

Zahiruddin cemburu lantasan sang kekasih malah menjalin hubungan dengan ayah kandungnya.

Hal itu yang membuat Zahiruddin gelap mata.

Niat Bersih-bersih, Suherman Menjerit Temui Sosok Ini Sedang Duduk di Sofa Panjang Rumah Kosong

"Karena cemburu saya Pak sama dia (korban). Bapakku nikah siri sama dia padahal dia itu pacar saya,” ujar Zahirudin.

"Saya itu tadinya mau tanya baik-baik aja tapi dia (korban) malah ribut dan bentak-bentak saya," kata Zahiruddin di Mapolresta Balikpapan, Rabu (15/1/2020).

"Saya naik darah makanya saya tikam," sambungnya.

Dirinya kesal mengetahui sang kekasih yang telah berpacaran dengannya selama 9 bulan ini dikabarkan menikah siri dengan ayah pelaku, Ibramsyah (53).

"Saya sudah sekitar 9 bulan yang lalu pacaran sama dia (korban) tapi saya jengkel dia malah selingkuh dan selingkuhnya dengan bapak saya," sesalnya.

Zahiruddin mengaku awalnya memang ingin menyelesaikan masalah ini secara baik-baik.

Emosi Sampai Maki Barbie Kumalasari, Lucinta Luna: Intinya Kalau Punya Temen Dekat Jangan Buka Aib

Namun melihat respon dari sang kekasih yang balik membentaknya, Zahiruddin yang saat itu dalam pengaruh narkoba emosi.

Akhirnya janda tiga anak itu tewas di tangan kekasihnya.

Tetangga dengar ada suara

Saat kejadian, tetangga rumah korban mengaku sempat mendengar ada suara benturan di dinding rumah kayu yang cukup keras.

Bahkan benturan itu terdengar berulang-ulang.

Ngaku Diajak 3 Pria Arab Menikah saat Umrah, Elly Sugigi Sempat Ditegur Karena Berkata Ini

Namun tetangga takut untuk datang melihat hingga akhirnya menghubungi ketua RT.

Ketua RT dan warga yang mengecek rumah korban mendapati janda tersebut sudah tengkurap berlumuran darah.

Warga berupaya memberi pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit.

Namun nyawa NS tak tertolong dan meninggal dunia tak lama setelah sampai di rumah sakit.

"Kemarin itu saya awalnya tak tahu, saya dikasih tahu warga ada grusak-grusuk seperti berkelahi," ujar kepala RT setempat, Samsudin.

Akhirnya Samsudin mengecek ke rumah yang dimaksud warga dan malah menemukan NS sudah terbujur kaku.

Tega Perkosa Putri Kandung hingga Hamil, Pelaku: Saya Akan Mengurus Anak Saya dari Anak Saya

"Betapa kagetnya saya lihat korban sudah lumuran darah di sekujut tubuhnya. Kita angkat ramai-ramai lalu dibawa rumah sakit," sambungnya.

Sementara itu, rumah korban terlihat disegel dan dipasang garis polisi.

Di sekitar teras rumah bagian atas dan tangga rumah masih terdapat bekas darah korban yang sudah mengering.

Ayah korban kehilangan

Ayah korban, Irham (54) mengaku merasa kehilangan sosok anaknya.

Kebiasaan korban sehari-hari masih terkenang di ingatan Irham.

Shireen Sungkar & Teuku Wisnu Debat Gara-gara Bingkai Foto, Paula Verhoeven Ngakak Sampai Kesakitan

Korban bekerja sendiri untuk mencari nafkah menghidupi tiga anaknya setelah ditinggalkan suami dua tahun lalu.

"Anaknya itu tiga orang kasian paling kecil kelas 2 SD. Paling besar kakaknya kelas 1 SMP," kata Irham berkaca-kaca.

Lebih lanjut ia menjelaskan semasa hidup anaknya tidak pernah terlibat permasalahan serius dengan dirinya.

"Dia itu gak pernah bermasalah sama saya karena kan dia fokus cari kerja buat biayai anak-anaknya," sambungnya ditemui di kediamannya.

Ia mengaku korban adalah anak tunggalnya yang sangat Irham cintai.

Follow juga:

"Itu anak saya satu-satunya dia anak tunggal yang paling kusayangi tapi kenapa mereka buat seperti itu," kata Irham sambil meneteskan air mata.

Irham mengaku dendam dengan kekasih sang anak yang tega menghabisi putri kandungnya itu.

"Terus terang saya dendam dengan pelaku, nyawa harus dibayar dengan nyawa," sambungnya.

Melawan saat ditangkap

Saat diamankan di kawasan Karang Anyar, Balikpapan Barat oleh polisi dari Tim Beruang Hitam Polresta Balikpapan, Zahiruddin justru melakukan perlawanan.

Pelaku bahkan melakukan ancaman ke petugas dengan cara menodongkan pisau badik.

Pakai Songko hitam dengan mimik wajah yang tampan kehilangan, Irham (54) ayah kandung NS (33) korban yang tewas dibunuh oleh kekasihnya sendiri di Jl. Siaga RT 24 Kelurahan Damai Kecamatan Balikpapan kota.
Pakai Songko hitam dengan mimik wajah yang tampan kehilangan, Irham (54) ayah kandung NS (33) korban yang tewas dibunuh oleh kekasihnya sendiri di Jl. Siaga RT 24 Kelurahan Damai Kecamatan Balikpapan kota. (TribunKaltim.CO/Zainul)

Lantaran dianggap membayangkan, petugas akhirnya melumpuhkan pelaku dengan cara menembak kaki bagian kanan.

"Dia itu melawan petugas saat ditangkap makanya kita lumpuhkan saja daripada membahayakan petugas," kata Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi.

Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Mapolresta Balikpapan.

Pelaku terancam maksimal hukuman mati lantaran terindikasi kasus pembunuhan berencana sesuai
Pasal 340 KUHP subsider 338 di atas 5 tahun dan maksimal hukuman mati.

(TribunJakarta/TribunKaltim)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved