Cegah Banjir, Jajaran Ditlantas Polda Metro Tanam Pohon di Satpas SIM Daan Mogot

Selain untuk mencegah banjir, Yusuf menyebut penanaman pohon juga bertujuan untuk membuat suasana di Satpas SIM menjadi lebih teduh.

Cegah Banjir, Jajaran Ditlantas Polda Metro Tanam Pohon di Satpas SIM Daan Mogot
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya lakukan penanaman pohon di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Cegah banjir, jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya menanam pohon di area Satpas SIM, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Penanaman pohon dilakukan di area kosong di halaman Satpas SIM dan dihadiri Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf, Kasubdit Gakkum Kompol Fahri Siregar dan Kasie SIM Kompol Lalu Hedwin.

"Karena kita sering menghadapi bencana khsusunya banjir dengan adanya nanam pohon ini kan diharapkan bisa serap air-air di sekitar pohon itu supaya bisa mengurangi debit air yang ada di permukaan," kata Kombes Yusuf di Satpas SIM Daan Mogot, Jumat (17/1/2020).

Selain untuk mencegah banjir, Yusuf menyebut penanaman pohon juga bertujuan untuk membuat suasana di Satpas SIM menjadi lebih teduh.

Salah satu area yang ditanami pohon yakni di halaman yang menjadi lokasi ujian praktek SIM. 

"Ini juga sebagai bentuk dukungan kita terhadap pemerintah berkaitan dengan masalah global warming," kata Yusuf sembari menyebut ada sekitar 100 bibit pohon yang ditanam dalam kegiatan hari ini.

Selain menanam pohon di kawasan Satpas SIM Daan Mogot, Yusuf mengatakan pihaknya juga lakukan hal serupa di beberapa tempat. 

Warga Matraman Temukan Tumpukan Bangkai Ayam dalam Mobil Boks, Sopir Kabur

5 Fakta Polemik Rencana Pembelian Speaker Rp 4 Miliar Untuk Peringatan Dini Bencana

Ia pun mengharapkan langkah ini diikuti oleh masyarakat, sehingga genangan yang biasa ada sedikit berkurang.

"Memang di masing-masing satker itu diwajibkan (menanam pohon) dan salah satunya disini. Apalagi kemarin banjir juga mudah-mudahan dengan ini bisa kurangi debit air," kata Yusuf.

Diketahui, Satpas SIM sempat terendam banjir sejak tanggal 1 hingga 4 Januari 2020. 

Banjir membuat pelayanan di Satpas SIM Polda Metro Jaya terhenti selama tiga hari yakni pada tanggal 2, 3 dan 4 Januari dan baru kembali beroperasi pada Senin (6/1/2020).

Banjir juga turut merendam sensor e-Drives yang ada di Satpas SIM. Hal itu membuat sementara ini proses ujian SIM dilakukan secara manual.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved