Indonesia Masters 2020
Indonesia Masters 2020: Praveen/Melati Tersingkir Secara Dramatis dari Pasangan Nonunggulan
Praveen/Melati mampu menyamakan kedudukan saat skor 4-4. Menghadapi pasangan nonunggulan itu tak semudah yang mereka kira.
TRIBUNJAKARTA.COM, SENAYAN- Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, terhenti pada babak perempat final Indonesia Masters 2020.
Kesulitan dialami Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ketika menghadapi wakil Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, pada babak perempat final Indonesia Masters 2020.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (15/1/2020), Praven/Melati dikejutkan dengan performa apik Gicquel/Delrue sejak awal.
Gicquel/Delrue langsung tampil menggebrak pada awal gim pertama dengan meraih tiga poin beruntun.
Praveen/Melati mampu menyamakan kedudukan saat skor 4-4. Namun demikian, menghadapi pasangan nonunggulan itu tak semudah yang mereka kira.
Tak berselang lama, pasangan Prancis itu kembali mengambil alih momentum hingga mereka merebut masa interval pertama dengan keunggulan 11-8.
Selepas jeda, dua angka beruntun langsung diraih oleh Gicquel/Delrue untuk kembali menjauh dari kejaran Praveen/Melati.
Angka bertambah bagi pasangan Indonesia tersebut setelah smash kera dari Tom Gicquel hanya mengarah keluar lapangan pertandingan.
Gempuran demi gempuran terus dilancarkan oleh pasangan Praveen/Melati yang hanya terpaut dua angka dari Gicquel/Delrue dengan skor 14-16.
Meski mendapat perlawanan, Gicquel/Delrue kembali tampil solid sebelum akhirnya berhasil merebut gim pertama dengan keunggulan 21-19.
Gicquel/Delrue kembali tancap gas pada awal gim kedua usai merebut dua poin beruntun.
Namun, Praveen/Melati langsung mengambil alih momentum dengan berbalik unggul atas Gicquel/Delrue dengan skor 3-2.
Setelah sempat unggul tiga angka, Praveen/Melati kembali kedodoran untuk membendung serangan dari Gicquel/Delrue.
Pasangan Indonesia itu kembali menemukan ritmenya untuk merebut interval gim kedua dengan skor 11-6.
Selepas jeda, Praveen/Melati masih mampu mempertahankan momentumnya kendati beberapa kali mendapatkan ancaman dari wakil Prancis tersebut.