Bus Terguling di Subang

Kronologis Kecelakaan Bus Terguling di Subang: Kecepatan Tinggi, Sopir Hilang Kendali Saat Turunan

Bus pariwisata terguling di jalan Kampung Nagrog, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (18/1/2020) sore.

Kronologis Kecelakaan Bus Terguling di Subang: Kecepatan Tinggi, Sopir Hilang Kendali Saat Turunan
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kedatangan korban kecelakaan maut rombongan Kader Posyandu Bojong Pondok Terong di Masjid A Shobariah. 

Bus pariwisata itu membawa 56 penumpang yang baru pulang dari objek wisata Tangkuban Perahu menuju Depok.

"Jam limaan, pulang dari Tangkuban Perahu jam empat, kami salat dulu, ngobrol-ngobrol dulu. Baru jalan pulang jam limaan," katanya.

Dalam kecelakaan itu, delapan orang meninggal dunia.

Sepuluh penumpang mengalami luka berat dan 20 orang luka ringan.

Tangis Pecah Saat Korban Meninggal Kecelakaan Bus Terguling Tiba di Masjid As Shobariah Depok

Tepat pukul 08.42 WIB, tujuh unit mobil ambulans yang membawa tujuh korban meninggal dunia kader Posyandu Bojong Pondok Terong tiba di Masjid As Shobariah.

Kedatangan korban pun disambut tangis keluarga, kerabat, serta warga sekitar yang telah menunggu sejak pagi.

Bahkan, pantauan TribunJakarta.com Wali Kota Depok Mohammad Idris serta Wakilnya Pradi Supriatna pun larut terbawa suasana duka hingga menitihkan air mata.

Setelah tiba, satu persatu jenazah yang sudah terbaring didalam keranda pun diangkat dan dipindahkan ke dalam Masjid As Shobariah.

"Minggir dulu ayo biar cepat disalatkannya," ujar salah seorang warga yang menggotong keranda masuk ke dalam Masjid As Shobariah, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, Minggu (19/1/2020).

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved