Normal Usai Sempat Banjir, Besok Sistem e-Drives Sudah Kembali Dioperasikan di Satpas SIM Daan Mogot

Petugas harus mendatangkan teknisi untuk memeriksa berbagai perangkat dalam e-Drives, meski sensor yang ada sudah dimatikan saat terjadi banjir.

Normal Usai Sempat Banjir, Besok Sistem e-Drives Sudah Kembali Dioperasikan di Satpas SIM Daan Mogot
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas sedang memberikan contoh praktek ujian lapangan untuk penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Satpas SIM Polda Metro Jaya Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Pasca dilakukan pengecekan usai sempat terendam banjir, sistem eletronic driving test system atau e-Drives di Satpas SIM Polda Metro Jaya, mulai Senin (20/1/2020) dapat kembali dioperasikan.

"Alhamdulillah pemeriksaan perangkat e-Drives telah selesai dan besok e-Drives sudah operasional kembali," kata Kasie SIM Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Lalu Hedwin kepada TribunJakarta.com, Minggu (19/1/2020).

Diketahui, sensor e-Drives yang diluncurkan di awal Desember 2019, sempat terendam sewaktu kantor Satpas SIM di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat kebanjiran di awal tahun ini.

Petugas harus mendatangkan teknisi untuk memeriksa berbagai perangkat dalam e-Drives, meski sensor yang ada sudah dimatikan saat terjadi banjir.

Adapun Satpas SIM sempat terendam banjir sejak tanggal 1 hingga 4 Januari 2020 dengan ketinggian air sekira 1 meter.

Alhasil, sejak Satpas SIM kembali dibuka pada Senin (6/1/2020) atau pasca terendam banjir, proses ujian pembuatan SIM dilakukan secara manual.

"Untuk besok sudah dapat dipastikan e-Drives akan kembali beroperasi," kata Hedwin.

Sekadar informasi, e-Drives adalah teknologi yang diterapkan Ditlantas Polda Metro Jaya dalam penilaian pembuatan SIM.

Ada empat teknologi yang diterapkan dalam e-Druves yakni Radio frequency identification (RFID), Passive Infrared, vibration sensor, dan Ultrasonik.

Dengan sistem e-Drives, uji praktek SIM dapat dilakukan dengan beberapa peserta uji sekaligus secara simultan. 

Hasil pengujian dapat dilihat oleh penguji di lapangan yang terintegrasi melalui tablet dan layar monitor untuk menunjukkan ke peserta ujian.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved