Bus Terguling di Subang

Sebanyak 10 Korban Bus Terguling di Subang Sudah Pulang, Ini 3 Pasien yang Masih Dirawat

Manager on Duty RSUD Depok, Heru Mulyana, mengatakan, tiga orang tersebut beranama, Nurmalasari, Nur Aini dan Iyus

Sebanyak 10 Korban Bus Terguling di Subang Sudah Pulang, Ini 3 Pasien yang Masih Dirawat
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kondisi pasien korban kecelakaan bus terguling di Subang, Jawa Barat, saat dirawat di RSUD Depok, Sawangan, Minggu (19/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN - Sebanyak tiga orang korban bus terguling Subang, Jawa Barat, yang ditangani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok, harus dirawat inap.

Manager on Duty RSUD Depok, Heru Mulyana, mengatakan, tiga orang tersebut beranama, Nurmalasari, Nur Aini dan Iyus.

Heru enggan menyebutkan usianya, namun ia memastikan ketiganya berjenis kelamin perempuan dan usia dewasa.

Setelah penanganan awal dilakukan, ketiganya didiagnosa mengalami luka cukup parah sehingga harus menjalani perawatan medis lebih lanjut.

"Yang satu cidera kepala ringan. Ke dua patah tulang, ke tiga cidera tulang leher," ujar Heru ditemui di RSUD yang berlokasi di Jalan Raya Muchtar Raya, Sawangan, Kota Depok, sekira pukul 13.50 WIB, Minggu (19/1/2020).

Ketiga pasien akan dirawat sampai besok, untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan kembali.

"Saat ini kita rawatkan dulu sambil menunggu hasil observasi, kita evaluasi besok. Kalau memang hasil evaluasinya oke, bagus, mungkin kita pulangkan juga," ujarnya.

Pekerja Duga Ambrolnya Plafon Gereja Karena Tak Kuat Tahan Air

Pasutri Korban Plafon Ambrol di Gereja Maria Kusuma Karmel Alami Luka di Tangan dan Kepala

Mulanya RSUD Depok menangani 13 orang korban kecelakaan bus yang berisi kader Posyandu Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok itu.

Setelah penanganan awal dan proses rontgen untuk mengidentifikasi kondisi luka, 10 pasien dinyatakan tidak mengalami luka berat dan diperbolehkan pulang.

Heru enggan menyebutkan 10 nama yang sudah dipulangkan itu.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, bus yang terguling tersebut berisi 58 orang dari kader Posyandu Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok, termasuk sopir dan kondektur.

Sebanyak delapan orang tewas, 32 orang luka berat, dan 18 luka ringan.

Selain di RSUD Depok, para korban juga dirawat di beberapa rumah sakit lain, di antaranya: Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Rumah Sakit Mitra Keluarga dan Rumah Sakit Hermina.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved