Polemik Pembelian Speaker Rp 4 Miliar

Banyak Speaker Peringatan Dini Tak Berfungsi, Gembong: Jangan Beli Baru yang Lama Dimatikan

Hal ini pun menuai kritik dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono.

Banyak Speaker Peringatan Dini Tak Berfungsi, Gembong: Jangan Beli Baru yang Lama Dimatikan
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat ditemui di kantornya, Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Rencana Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membeli enam set pengeras suara atau speaker untuk memperkuat sistem peringatan dini bencana menuai polemik.

Adapun pembelian enam set perangkat pengeras suara yang disebut dengan disaster warning system (DWS) ini untuk melengkapi alat serupa yang telah dipasang di 14 titik rawan banjir sepanjang 2019 lalu.

TribunJakarta.com pun coba menelusuri keberadaan beberapa perangkat DWS yang telah dipasang oleh Pemprov DKI Jakarta sebelumnya.

Namun miris, ternyata alat yang seharusnya berbunyi saat bahaya banjir mengancam warga di sekitarnya itu sebagian besar tak berfungsi lagi.

Seperti yang ditemui TribunJakarta.com di wilayah Bidara Cina, Cipulir, dan Petogokan.

Hal ini pun menuai kritik dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono.

Menurutnya, sebelum berencana membeli alat baru, sebaiknya Pemprov DKI memperbaiki seluruh alat DWS yang rusak terlebih dahulu.

"Sebelum membeli yang baru yang lama harus berfungsi dulu sehingga yang baru itu sebagai penambah dari peralatan yang sudah dimiliki oleh Pemprov," ucapnya, Kamis (23/1/2020).

"Jangan membeli baru yang lama dimatikan," tambahnya menjelaskan.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved