Bangkai Mobil Menumpuk, Mobil Pengangkut Sampah Sudin LH Jaktim Terpaksa Parkir di Permukiman Warga

Tumpukan bangkai tersebut membuat sejumlah mobil pengangkut sampah Sudin LH yang masih beroperasi terparkir di permukiman warga.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tumpukan bangkai mobil pengangkut sampah di kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Senin (27/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Sejumlah bangkai mobil pengangkut sampah terpaksa dibiarkan menumpuk di kantor Sudin Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Timur, Kecamatan Makasar.

Tumpukan bangkai tersebut membuat sejumlah mobil pengangkut sampah Sudin LH yang masih beroperasi terparkir di permukiman warga.

Sekretaris Kota Jakarta Timur Usmayadi mengatakan dampak diparkirnya mobil di pemukiman membuat sejumlah warga mengeluh karena mengganggu akses.

"Saat kami tindaklanjuti alasannya keterbatasan lahan parkir (Di kantor Sudin LH). Makanya mereka parkir di permukiman," kata Usmayadi di Makasar, Jakarta Timur, Senin (27/1/2020).

Menurutnya hingga kini tercatat 135 bangkai mobil dari berbagai tipe yang menumpuk di pelataran kantor Sudin LH Jakarta Timur.

Dari jenis mobil, engkel, pick up, semua menumpuk namun belum dapat dibuang karena masih tercatat jadi aset di Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD).

"Kita berhadap bangkai itu segera di hapus. Agar nantinya mobil yang saat ini masih aktif tidak parkir sembarangan," ujarnya.

Kasudin LH Jakarta Timur Herwansyah menyebut pihaknya sudah melayangkan surat ke BPAD agar 135 bangkai mobil segera dihapus dari daftar aset.

Awal bulan Januari 2020 ini petugas BPAD pun sudah mengecek kondisi mobil sehingga diharapkan tumpukan bangkai lekas dibuang.

Penghapusan aset jadi cara karena kondisi unit yang sudah rusak dan butuh biaya lebih besar bila dibanding membeli unit baru.

"Mudah-mudahan bisa segera dihapuskan, karena lahan ini bisa menampung 20 kendaraan. Kami berharap permasalahan segera ditangani sehingga tak lagi dikeluhkan warga," tutur Herwansyah.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved