Ada Murid SD Kelaparan hingga Pingsan saat Ucapara, Disdik DKI Jakarta Akui PMTAS Belum Merata

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengakui, program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) belum bisa dirasakan manfaatnya.

Ada Murid SD Kelaparan hingga Pingsan saat Ucapara, Disdik DKI Jakarta Akui PMTAS Belum Merata
greatist.com
Sarapan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengakui, program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) belum bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh siswa di ibu kota.

Pasalnya, belum semua sekolah di Jakarta mendapat program pemberian sarapan gratis bagi murid PAUD, TK, SD, dan SLB di daerah kategori miskin.

Salah satunya ialah SDN Bidara Cina 05, dimana 412 murid di sekolah itu belum merasakan program milik Disdik DKI ini.

"SDN Bidara Cina 05 belum termasuk SD penerima PMTAS," ucap Kepala Disdik DKI Nahdiana, Kamis (30/1/2020).

Dijelaskan Nahdiana, sekolah yang berhak menerima program PMTAS diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI nomor 09 tahun 2019 tentang Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah Pada Satuan Pendidikan.

Saat ini ada 459 sekolah dari 53 kelurahan di Jakarta yang menerima telah menerima program PMTAS.

Rinciannya, sebanyak 375 Sekolah Dasar (SD), 75 Taman Kanak-kanak Negeri (TKN) dan Taman Pendidiman Al-quran Negeri (TPAN), serta 9 Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN).

Sayangnya, Nahdiana enggan menjelaskan lebih lanjut terkait rencana penambahan jumlah sekolah penerima program PMTAS di tahun 2020 ini.

Wilayah Jatinegara, tempat SDN Bidara Cina 05 berada merupakan kecamatan urutan kedua di Jakarta Timur dengan sebaran rumah tangga miskin terbanyak, yakni 14.200 jiwa.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved