Sisi Lain Metropolitan
Perjuangan Nenek Ira Mengais Rezeki: Suami Tak Ingin Kerja, Tahan Lapar, Urus 2 Cucu Yatim
Kondisi ekonomi keluarga yang serba pas-pasan memaksanya memulung dari satu tempat ke tempat lain.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Kurniawati Hasjanah
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Suami tak ingin lagi bekerja, Ira (58) banting tulang penuhi kebutuhan keluarganya.
Sejak 15 tahun lalu, karung, botol dan kardus bekas sudah menjadi teman setia Ira yang dikerap disapa Nenek Ira.
Kondisi ekonomi keluarga yang serba pas-pasan memaksanya memulung dari satu tempat ke tempat lain.
Tak jarang ia mengambil barang yang bisa dijual dari tumpukan sampah yang sudah dipenuhi binatang.
Tanpa rasa jijik dan malu, Nenek Ira melakoni pekerjaan tersebut dengan penuh keikhlasan.
Hal ini lantaran dirinya menjadi tulang punggung keluarganya akibat suaminya sudah tak bekerja sejak 3 tahun lalu.
"Saya begini sudah lama. Dari suami saya, Yusuf (60) masih kerja serabutan sampai sekarang dia enggak mau lagi kerja," katanya kepada TribunJakarta.com, Jumat (31/1/2020).
Tanpa alasan yang pasti, hingga detik ini Nenek Ira tak mengetahui penyebab suaminya tak ingin bekerja.
Jangankan bertanya, untuk marah pun Nenek Ira mengatakan sudah malas.
Menurutnya, selagi dirinya mampu berusaha, ia tak akan bertengkar perihal pekerjaan.
Baginya, biarlah tanggung jawab mencari nafkah bertukar padanya selagi kondisinya bugar.
"Ya enggak tahu juga, pokoknya dia bilang sudah enggak mau kerja aja," sambungnya.
Setiap pagi, Nenek Ira sudah bersiap berangkat memulung ketika semua urusan rumahnya selesai.
Usai memasak dan memenuhi kewajibannya sebagai istri, ia melangkahkan kaki, tak lupa mengucap bismillah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/nenek-ira-sedang-beristirahat-usai-keliling-memulung-jumat.jpg)