Virus Corona Diduga Senjata Biologis China yang Bocor, Mantan Badan Intelijen TNI: Rekayasa Itu Ada

Beredar kabar yang menyebutkan bahwa virus corona merupakan senjata biologis milik China yang bocor ke publik.

Tangkapan Layar YouTube/Indonesia Lawyer Club
Mantan kepala Badan Intelejen Strategis (BAIS) TNI, Soleman Ponto dalam tayangan Indonesia Lawyers Club. 

"Karena nanti si pebawa ini bisa terserang virus itu sendiri,"

"Yang ketiga, kalau pun dibuat, mau dijual kesiapa?"

"Enggak ada yang mau beli, karena bisa-bisa dia (virus) makan diri (pembawa) sendiri," terang Soleman.

Dengan analisa tersebut, Soleman menyebutkan bahwa virus corona bukanlah virus buatan.

Melainkan virus yang lahir dan menyebar secara alamiah.

"Nah dengan adanya itu, kesimpulannya bahwa ini (virus) tidak dibuat,"

"Tetapi alamiah," ungkapnya.

SIMAK VIDEONYA:

Tidak Punya Riwayat ke China, Seorang WNI di Singapura Positif Virus Corona

Seorang warga negara Indonesia ( WNI) di Singapura dinyatakan positif terkena virus corona.

Padahal, sebelumnya WNI berjenis kelamin perempuan tersebut tidak memiliki riwayat melakukan perjalanan ke China.

Dilansir dari keterangan yang dirilis Kementerian Kesehatan Singapura (MoH), kasus terpaparnya WNI berusia 44 tahun tersebut merupakan kasus ke-21 yang terjadi di Negeri Singa itu.

"Dia merupakan perempuan 44 tahun asal Indonesia yang tidak punya riwayat perjalanan ke China," demikian keterangan tersebut seperti dilansir Kompas.com, Selasa (4/2/2020).

"Dia saat ini berada di ruang isolasi di SGH (Singapore General Hospital)."

Perempuan yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga itu tinggal di Jalan Bukit Merah.

Gejala awal diketahui pada 2 Februari, setelah perempuan itu melakukan kontak langsung dengan seorang wanita yang rupanya terpapar virus corona dan menjadi kasus ke-19.

Adapun pasien ke-19 itu diketahui sebagai orang yang mempekerjakan WNI tersebut.

Pasien virus corona ke-19 itu tengah menjalani perawatan dan diisolasi di Singapore General Hospital (SGH) sejak Senin (3/2/2020) kemarin.

Adapun, hasil tes baru memperlihatkan bahwa WNI terkena virus corona pada Selasa sore ini.

"Hasil tes mengonfirmasi infeksi 2019-nCoV pada sore ini," demikian keterangan itu.

Sejak wabah virus corona merebak, perempuan asal Indonesia itu diketahui tidak pernah meninggalkan tempat tinggalnya.

Sebelumnya, pemerintah telah melakukan upaya untuk mencegah penyebaran virus corona ke Tanah Air.

Misalnya, pemerintah sudah tidak lagi membuka jalur penerbangan dari dan ke luar China sejak Rabu (5/2/2020) pukul 00.00 WIB.

Langkah ini dilakukan karena selama ini virus corona diketahui berasal dari China, terutama dari kota Wuhan.

Tahanan Baru di Rutan Perempuan Bandung Dilecehkan Lesbian, Kepala Rutan Sebut Baru Percobaan

Ramalan Shio Mingguan 3-9 Februari 2020: Shio Kelinci Perlu Move On, Macan Mudah Kehilangan Uang

Selain itu, pemerintah juga telah memulangkan 237 WNI dari Wuhan.

Hingga saat ini, WNI yang sebagian besar mahasiswa yang berkuliah di Wuhan itu masih dalam observasi di Natuna, Kepulauan Riau.

Observasi dilakukan untuk memastikan WNI yang dievakuasi dari Wuhan itu tidak mengidap virus corona. (*)

Penulis: Muji Lestari
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved