Anies Sulap RTH Ahok Pusat Kuliner

Polemik RTH Ahok Jadi Sentra Kuliner: Berbahaya Dekat SUTET, Jawaban PLN, Ada Jogging Track

Warga khawatir, jika kawasan itu dialihfungsikan menjadi pusat bisnis maka akan memicu terjadinya banjir saat hujan deras

Polemik  RTH Ahok Jadi Sentra Kuliner: Berbahaya Dekat SUTET, Jawaban PLN,  Ada Jogging Track
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Lahan hijau di Jalan Pluit Karang Indah Timur, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (5/2/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan mengubah Ruang Terbuka Hijau (RTH) jalur hijau Muara Karang menjadi pusat kuliner terus menuai polemik.

Selain karena dituding sebagai ajang cari duit, lokasi tersebut dekat dengan Sutet sehingga sangat berbahaya.

Berikut ringkasan TribunJakarta:

1. Dekat lokasi SUTET

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Ima Mahdiah menilai, lokasi pusat kuliner yang akan dibangun Pemprov DKI di jalur hijau Muara Karang berbahaya.

Pasalnya, letak sentra kuliner tersebut berdekatan dengan menara sutet tegangan tinggi.

"Itu ada tegangan tinggi, lokasinya di bawah SUTET. Jadi itu kan membahayakan," ucapnya, Rabu (5/2/2020).

Untuk itu, mantan staf Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ini pun mempertanyakan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diterbitkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Bukan hanya karena dianggap berbahaya, lokasi pembangunan sentra kuliner itu juga berada di lahan ruang terbuka hijau (RTH).

"Ini yang kita pertanyakan, kenapa Pemprov bisa mengeluarkan izin. Izinya itu di RTH," ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved