Polisi Sebut Oknum PNS dan Terduga Korban Pemerkosaan Punya Hubungan Keluarga
Saat ini polisi telah melayangkan surat pemanggilan kepada AG, oknum PNS yang diduga memperkosa pelajar SMA di sebuah hotel.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mochamad Irwan Susanto mengatakan oknum PNS memiliki hubungan keluarga dengan terduga korban pemerkosaannya.
"Informasi begitu, informasinya ada hubungan keluarga. Tapi saya belum dalami," ujar Irwan saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jumat (7/2/2020).
Saat ini polisi telah melayangkan surat pemanggilan kepada AG, oknum PNS yang diduga memperkosa pelajar SMA.
"Sudah, sudah. Nanti kita jadwalkan, bagaimana keterangan ataupun informasi yang disampaikan terduga terlapor," kata Irwan saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jumat (7/2/2020).
Namun, ia belum dapat memastikan kapan oknum PNS tersebut akan diperiksa.
Yang jelas, lanjut dia, pihaknya masih harus mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus ini.
"Perlu proses pembuktian yang sangat detail antara keterangan terduga korban dan keterangan terduga terlapor. Itu masih perlu konfirmasi," ujar dia.
Sebelumnya, ibu terduga korban pemerkosaan membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (31/1/2020).
Usai membuat laporan, ia menceritakan awal mula terjadinya dugaan pemerkosaan oleh oknum PNS berinisial AG.
Ia menjelaskan, dugaan pemerkosaan itu dilakukan pada Selasa (28/1/2020) pukul 17.00.
Mulanya, kata dia, terduga korban berinisial ABS diajak ke hotel oleh AG dengan menjanjikan sebuah penghargaan prestasi.
ABS datang seorang diri ke hotel tersebut.
Ia melanjutkan, AG lalu mengajak korban ke kamar dan memberikan minuman yang membuat ABS tidak sadarkan diri.
"Dia (AG) melakukan tindakan seksual abuse kepada anak saya dengan memberikan minuman yang membuat anak saya tidak sadar," ujarnya.