Perayaan Cap Go Meh di Bekasi

Rute Arak-arakan Peserta Cap Go Meh di Bekasi Menyerupai Angka 8, Ini Maknanya

Ribuan warga yang umat Tionghoa Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi menggelar arak-arakan budaya dalam ranga perayaan Cap Go Meh 2571.

TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Sejumlah peserta arak-arakan perayaan Cap Go Meh melintas di Pasar Proyek Bekasi, Sabtu, (8/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Ribuan warga yang merupakan umat Tionghoa Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi menggelar arak-arakan budaya dalam ranga perayaan Cap Go Meh 2571, Sabtu (8/2/2020).

Arak-arakan ini berlangsung meriah dengan dibanjiri ribuan peserta dan warga yang antusias menonton di sepanjang rute.

Ketua Yayasan Pancaran Tridharma selaku pengelola Kelenteng Hok Lay Kiong, Ronny Hermawan, mengatakan, rute arak-arakan ini memiliki panjang sekitar 10 kilometer yang membentuk menyerupai angka 8.

Tangkapan layar google maps yang memperlihatkan rute arak-arakan perayaan Cap Go Meh di Bekasi menyerupai angka 8.
Tangkapan layar google maps yang memperlihatkan rute arak-arakan perayaan Cap Go Meh di Bekasi menyerupai angka 8. (TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar)

"Kurang lebih delapan kilometer, dimulai dari Kelenteng dan finis lagi di Kelenteng Hok Lay Kiong," kata Ronny.

Adapun rute arak-arak dimulai dari Kelenteng Hok Lay Kiong, lalu berjalan ke Jalan RA. Kartini, masuk ke Jalan Ir. H. Juanda dan Jalan KH. Agus Salim.

Dari situ, ribuan peserta jalan kaki menuju Jalan Baru Pejuangan Jembatan Besi Rumah Duka untuk selanjutnya masuk ke Jalan Perjuangan arah Stasiun Bekasi.

Setelah dari Stasiun Bekasi, peserta kembali masuk di Jalan Ir. Juanda Bulan-bulan lalu mengarah ke Pasar Proyek Bekasi Timur untuk selanjutnya ke Jalan Mayor Oking dan finis di Kelenteng Hok Lay Kiong.

Sejumlah peserta arak-arakan perayaan Cap Go Meh melintas di Pasar Proyek Bekasi, Sabtu, (8/2/2020).
Sejumlah peserta arak-arakan perayaan Cap Go Meh melintas di Pasar Proyek Bekasi, Sabtu, (8/2/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar)

"Membentuk angka 8, maknanya saya kurang tahu persis tapi yang pasti angka 8 itu bagus sudah jadi tradisikan, 8 enggak ada yang terbuka," jelas dia.

Perayaan Cap Go Meh tahun ini diikuti 32 kelompok yang menampikan pertunjukan mulai dari drum band, reog, egrang, ondel-ondel, barongsai dan kesenian budaya lainnya.

Sepanjang arak-arakan, mereka jalan kaki sambil unjuk kebolehan di hadapan warga yang antusias menonton di pinggir jala yang menjadi rute mereka.

"Cap Go Meh itu hanya perayaan saja bukan ritual agama, penutupan dari masa Tahun Baru Imlek, tidak ada ritual agama hanya berdoa bersama saja tadi pas mau berangkat buat kelancaran acara kita," jelas dia.

Sejumlah peserta arak-arakan perayaan Cap Go Meh melintas di Pasar Proyek Bekasi, Sabtu, (8/2/2020).
Sejumlah peserta arak-arakan perayaan Cap Go Meh melintas di Pasar Proyek Bekasi, Sabtu, (8/2/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar)

Melihat Perayaan Cap Go Meh di Bekasi

Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi berlangsung meriah.

Pertunjukan arak-arakan budaya berlangsung di sekitaran Kelenteng Hok Lay Kiong, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (8/2/2020).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved