Perbaikan Jalan Rusak, Pemkot Bekasi Janji Rampungkan Bulan Maret
Tahapan perbaikan sudah masuk ke proses lelang kontraktor. Proses ini paling lambat memakan waktu satu bulan untuk kemudian kegiatan pengerjaan
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Sejumlah ruas jalan di Kota Bekasi kondisinya saat ini mengalami kerusakan cukup parah akibat kerap tergenang air hujan. Pemerintah kota berjanji merampungkan perbaikan hingga bulan Maret 2020 mendatang.
Kepala Seksi Jalan dan Jembatan pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto, mengatakan, pihaknya sudah memprediksi kerusakan jalan memasuki musim hujan.
"Jadi tiap musim hujankan di akhir tahun di Oktober, November sampai Januari ya, kita sih udah antisipasi rusaknya, udah keliatan makanya 2020 kita anggarkan perbaikannya," kata Idi saat dikonfirmasi, Senin, (10/2/2020).
Dia menjelskan, pihaknya sudah menganggarkan dana perbaikan jalan sebesar Rp2 miliar pada APBD 2020.
"Perbaikan berupa Rigit Cor, taget kita rampung Maret 2020," ungkap Idi.
Sejauh ini, tahapan perbaikan sudah masuk ke proses lelang kontraktor. Proses ini paling lambat menghabiskan waktu satu bulan untuk kemudian kegiatan pengerjaan dilakukan.
Sambil menunggu proses lalang berjalan, Pemkot Bekasi melakui Bina Marga melakukan perbaikan sementara pada jalan rusak dan berlubang.
"Kan saat ini sedang persiapan lelang nih, tapi kami kasih penangan sementara untuk saat ini kita pasang agregat, ini udah parah sementara kita biar enggak terlalu parah," jelas dia.
Adapun sejumlah jalan yang mengalami kerusakan diantaranya Jalan HM. Joyo Martono Bulak Kapal, Jalan Jatimulya dan Jalan Pejuang Pondok Ungu.
"Anggaran Rp2 miliat itu untuk tiga ruas jalan tersebut, pakai dana APBD," jelas dia.
Untuk diketahui, salah satu ruas jalan yang mengalami kerusakan yakni Jalan Pejuang Pondok Ungu kondisinya sejauh ini kian parah.
Pantauan TribunJakarta.com, kerusakan Jalan Pejuang Pondok Ungu terjadi sepanjang kurang lebih 200 meter.
Kondisi jalan berlubang dengan diamater cukup besar dan jumlah yang hampir memenuhi permukaan jalan membuat setiap kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati.
Terlebih lubang-lubang yang menganga di permukaan jalan itu, saat ini kondisinya tergang air hujan.