Tak Terima Ditilang, Pengendara Mobil Rampas Ponsel Polisi, Pelaku Mengaku Khilaf

Namun saat Aiptu Suhartono hendak memberikan surat bukti pelanggaran tilang, pelaku malah tidak terima.

Tak Terima Ditilang, Pengendara Mobil Rampas Ponsel Polisi, Pelaku Mengaku Khilaf
Dok. Polsek Kebon Jeruk
AR, pengendara mobil yang rampas ponsel polantas karena tak terima ditilang saat diamankan di Polsek Kebon Jeruk. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tiga hari pasca viralnya Tohab Silaban, aksi nyaris serupa kembali dilakukan pengendara yang tak terima ditilang oleh polisi.

Kali ini, pelakunya adalah AR (26), pengendara mobil bernomor polisi B 1467 KZG yang tak terima ditilang saat melintas di jalur Busway, Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin (10/2/2020) siang.

Berbeda dengan Tohab Silaban yang sampai menyerang polisi, AR justru merampas ponsel anggota Polantas yang menilangnya.

Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol R Sigit Kumono menjelaskan, kejadian bermula saat anggota Polantas, Aiptu Suhartono menghentikan mobil AR yang masuk di Jalur Busway, dari arah Tol Kebon Jeruk untuk berputar arah di depan lampu merah Kebon Jeruk.

Lantaran mobil pelaku melanggar lalu lintas, Aiptu Suhartono pun kemudian menilangnya.

Namun saat Aiptu Suhartono hendak memberikan surat bukti pelanggaran tilang, pelaku malah tidak terima.

"Tak hanya itu, pelaku juga merampas ponsel milik korban dan melarikan diri ke arah Tol Kebon Jeruk," kata Sigit saat dikonfirmasi, Selasa (11/2/2020).

Atas kejadian itu, Aiptu Suhartono membuat laporan kepolisian di Mapolsek Kebon Jeruk.

Pasal berlapis

AR (26), pengendara mobil yang merampas ponsel Polantas yang menilangnya terancam dikenakan pasal berlapis.

Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved