Mobil Robot Pemadam Api Rp 40 Miliar

4 Petugas Berlisensi Internasional Mengoperasikan Mobil Robot Pemadam Kebakaran

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelontorkan dana sebesar Rp 40 miliar guna membeli dua mobil robot penakluk api atau pemadam kebakaran.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Efendi, saat mengoperasikan mobil robot menggunakan remote control, di kantor Dinas Gulkarmat DKI, Kamis (13/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gelontorkan Rp 40 miliar guna membeli dua mobil robot penakluk api atau pemadam kebakaran.

Mobil robot pertama yaitu DOK-INK MVF-5 U3 yang diimpor dari Kroasia, seharga Rp 32 miliar.

Mobil robot kedua yaitu LUF 60 yang didatangkan dari Austria, seharga Rp 8 miliar.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan empat anggotanya berlisensi internasional guna mengoperasikan mobil robot tersebut.

Artinya, empat orang tersebut secara profesional mampu menggunakan dan mengendalikan dua mobil robot tersebut.

"Kalau yang sudah menggunakan sekitar empat, berlisensi internasional. Tapi yang sudah pelatihan ada 12 orang dan bisa semua," kata Satriadi, saat diwawancarai awak media, di kantornya.

Sang pelatih pun didatangkan langsung dari Kroasia dan Austria.

Satriadi menyatakan, harga Rp 32 miliar untuk DOK-INK MVF-5 U3 telah termasuk biaya pelatihan (sampai mahir), perawatan, mobil pengangkut, garansi lima tahun, dan sebagainya.

"Kalau yang LUF 60 juga sama, Rp 8 miliar sudah termasuk biaya pelatihan (sampai mahir), perawatan, mobil pengangkut, garansi lima tahun, dan sebagainya," jelas Satriadi.

Dia menambahkan, dua mobil robot ini dinilai efektif membantu pemadaman api dan bencana lainnya.

"Pasti sangat efektif membantu untuk keselamatan anggota saat bertugas," kata dia.

"Karena ini menggunakan remote control. Minimal risiko saat penangan operasional itu bisa berkurang dari risiko nyawa mereka," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved