Bandit Bertopeng Tengkorak di Depok

BREAKING NEWS Bandit Bertopeng Tengkorak Berulah di Depok: Korban Menderita Luka Bacok

Hadi menjelaskan saat sedang menjaga warung, tiba-tiba datang lima orang berboncengan dua sepeda motor ternyata banding bertopeng tengkorak.

BREAKING NEWS Bandit Bertopeng Tengkorak Berulah di Depok: Korban Menderita Luka Bacok
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Hadi ketika dijumpai TribunJakarta.com di warung klontongnya 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Hadi Sunoto (40) menjadi sasaran bandit jalanan pada Kamis (13/2/2020) sekiranya pukul 03.30 WIB, ketika sedang menjaga warung klontongnya.

Dijumpai TribunJakarta.com, Hadi menjelaskan ketika dirinya sedang menjaga warung, tiba-tiba datang lima orang berboncengan dua sepeda motor.

Tanpa basa-basi, tiga dari lima orang yang memegang celurit itu langsung menyerangnya membabi buta.

"Tiga orang turun pakai celurit langsung nyerang saya, mau ngambil handphone tapi saya lawan," kata Hadi di warung klontongnya di Jalan Raya Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Jumat (14/2/2020).

Sempat bersikukuh mempertahankan hartanya, akhirnya Hadi pun tak berdaya setelah sabetan celurit mengenai bahu kiri dan hidungnya.

Ia pun terkapar bersimbah darah, sementara istrinya yang tengah tertidur lelap pun terbangun.

"Saya jatuh, istri saya bangun langsung panik. Itu posisinya istri saya bangun mereka (pelaku) masih ada di lokasi kejadian," bebernya.

Akibat sabetan senjata tajam, Hadi pun mendapat lima jahitan dibagian bahu kirinya dan tiga jahitan dibagian bawah hidungnya.

Ketika ditanya ihwal ciri-ciri pelaku, Hadi mengatakan ada satu diantara lima pelaku yang mengenakan topeng tengkorak.

Cerita Bripka Sigit, Polantas Penggendong Penumpang TransJakarta yang Terkena Serangan Jantung

Smartskin Hair Growth, Metode Baru Atasi Kebotakan

Viral, Anggota Polantas Gendong Penumpang TransJakarta yang Terkena Serangan Jantung

"Ada satu yang pakai topeng tengkorak, itu saja yang saya ingat soalnya kan malam jadi gelap," katanya.

Setelah kejadian tersebut, ia pun langsung melaporkan musibah yang dialaminya ke Mapolsek Sukmajaya.

"Sudah lapor, maunya cepat ketangkap. Soalnya saya mau pulang kampung keluarga pada khawatir, jadi sebelum pulang kampung saya harap pelakunya sudah ketangkap," pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved