Bawa Pistol dan Celurit, Garong di Cipayung Kurung 5 Pegawai Kios Ekspedisi dalam Ruang Pelayanan

Empat handphone dan satu sepeda motor pegawai berhasil digasak tiga pelaku yang melarikan diri ke arah Cilangkap dan kini buron.

Bawa Pistol dan Celurit, Garong di Cipayung Kurung 5 Pegawai Kios Ekspedisi dalam Ruang Pelayanan
TribunJakarta/Bima Putra
Tampak depan kios jasa pengiriman barang di Cipayung yang disatroni komplotan Garong, Jumat (14/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Komplotan garong yang menggunakan senjata api dan celurit menyatroni kios jasa pengiriman barang di Jalan Raya Setu, Kelurahan Setu, pada Jumat (14/2/2020).

Empat handphone dan satu sepeda motor pegawai berhasil digasak tiga pelaku yang melarikan diri ke arah Cilangkap dan kini buron.

Sebelum melarikan diri, Angki Angriawan (26), pegawai yang saat kejadian berada di kios mengatakan pelaku sempat mengurung lima pegawai.

"Kami ditodong pistol dan diacungin celurit, disuruh jangan melawan dan masuk ke ruangan dalam. Masuk ke ruang pelayanan," kata Angki di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (14/2/2020).

Usai berhasil mengurung lima pegawai yang saat kejadian sekira pukul 03.00 WIB sedang beristirahat dan bersiap pulang.

Dua pelaku lalu menggasak empat handphone pegawai yang saat kejadian tergeletak di meja dan satu sepeda motor pegawai.

"Dua handphone yang diambil Xiaomy Redmi Note 5A, Samsung A 70, dan satu lagi tipe Asus. Terus satu motor Honda Beat yang kuncinya ada dalam tas," ujarnya.

Selama dikurung sekitar 15 menit dalam ruang pelayanan, Angki menuturkan tak mendengar dua pelaku saling berkomunikasi.

Para pegawai baru keluar saat mendengar derit rolling door kios ditutup dan suara mesin sepeda motor Satria FU yang digunakan pelaku.

"Knalpot motornya racing, jadi kedengeran pas nyala. Pas dengar itu baru kita keluar, untungnya pintu enggak dikunci pelaku," tuturnya.

Kisah Yayan Lulusan Teknik Mesin: Buka Toko Servis, Gratis Reparasi Kipas Untuk Masjid dan Musala

Dokter Buronan, Perawat dan Tamatan SMP Jalankan Praktik Aborsi Ilegal: 900 Janin Digugurkan

Tak Malu Lakukan Ini di Lampu Merah Times Square, Gen Halilintar Jadi Bahan Tertawaan Warga New York

Angki dan pegawai lain sebenarnya sempat berupaya mengejar pelaku menggunakan mobil operasional kantor.

Nahas upaya pencarian mandiri yang dilakukan hingga ke wilayah Kelurahan Ceger dan Cilangkap tak membuahkan hasil.

"Dua pelaku yang bawa pistol dan celurit itu enggak pakai masker sih. Tapi mukanya ditutupi kaca helm gelap, jadi enggak terlihat wajahnya," lanjut Angki.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved