Artis Tertangkap Narkoba

Setelah Lucinta Luna Kini Vitalia Sesha, Polres Jakarta Barat Bantah Targetkan Profesi Artis

Dua pekan pasca menangkap Lucinta Luna, kali ini giliran model Vitalisa Sesha (34) yang dibekuk Unit II Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Setelah Lucinta Luna Kini Vitalia Sesha, Polres Jakarta Barat Bantah Targetkan Profesi Artis
Warta Kota/Desy Selviany
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru jelaskan kronologi kasus manajer agensi abal-abal cabuli 20 wanita, Jumat (24/1/2020). Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Manajer Agensi Abal-Abal Cabuli 20 Wanita Ditangkap Polisi, Modus Dijanjikan Jadi Artis Figuran, https://wartakota.tribunnews.com/2020/01/24/manajer-agensi-abal-abal-cabuli-20-wanita-ditangkap-polisi-modus-dijanjikan-jadi-artis-figuran. Penulis: Desy Selviany Editor: Panji Baskhara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM,  PALMERAH - Polres Metro Jakarta Barat kembali menangkap kalangan artis terkait kasus narkoba.

Dua pekan pasca menangkap Lucinta Luna, kali ini giliran model Vitalisa Sesha (34) yang dibekuk Unit II Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Vitalia Sesha dibekuk bersama kekasihnya berinisial AW (33) dan pemasok RH (32) di lobby apartemen tempat tinggalnya di kawasan Pademangan, Jakarta Utara pada Senin (24/2/2020).

Menanggapi anggotanya yang kembali membekuk artis, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Audie Latuheru menegaskan pihaknya sama sekali tak menargetkan kalangan artis untuk diburu.

Hal tersebut ia sampaikan lantaran banyak menanyakan apakah Polres Metro Jakarta Barat memang sengaja mengincar kalangan artis untuk diburu.

"Ada beberapa rekan mengirim pesan teks kepada saya menanyakan apakah Polres Jakarta Barat menargetkan artis. Saya jawab dengan tegas, kami tidak menargetkan profesi apapun," tegas Audie di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (27/2/2020).

Audie mengatakan bahwa penangkapan Vitalia Sesha berdasarkan adanya laporan dari masyarakat.

"Pada saat rilis sebelumnya sudah saya sampaikan kalau publik figur muncul ke media maka masyarakaat otomatis terpancing melaporkan apa yang mereka lihat mengenai publik figur yang lain dan setiap laporan dari masyarakat polisi wajib menindaklanjuti," beber Audie.

"Jadi bukan kami menargetkan profesi teertentu. Sama sekali tidak. Bahwa setiap laporan kita tinfak lanjuti, kami lakukan penyelidikan dan kami menangkap seperti ini," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved