Polemik Revitaliasi Monas
Ditanya SMA Dimana saat Bahas Revitalisasi Monas, Amarah Ferdinand Hutahaean Meledak: Gak Sekolah!
Komisari Ancol, Geisz Chalifah membuat amarah Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean meledak.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM - Komisari Ancol, Geisz Chalifah membuat amarah Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean meledak.
Hal tersebut terjadi saat Ferdinand Hutahaean dan Geisz Chalifah hadir sebagai narasumber di acara Dua Sisi TV One, pada Kamis (27/2/2020).
Mulanya Ferdinand Hutahaean menyoroti soal penebangan pohon yang terjadi di Monumen Nasional (Monas).
TONTON JUGA
"Anies ini pohon di Monas ditebangin bang," kata Ferdinand Hutahaean dikutip TribunJakarta.com dari YouTube Talk Show tvOne, pada Jumat (28/2/2020).
"Abang lihat enggak?" imbuhnya.
Geisz Chalifah kemudian menanggapi pertanyaaan Ferdinand Hutahaean tersebut.
"Anda bicara tentang Monas?" tanya Geisz Chalifah.
Geisz Chalifah tiba-tiba bertanya soal dimana Ferdinand Hutahaean bersekolah.
"SMA anda dimana?" kata Geisz Chalifah.
• Salah Injak Pedal Gas saat Parkir Mobil, FHS Tabrak Wanita Hamil hingga Terseret di Hadapan Suami
TONTON JUGA
Mendengar pertanyaan tersebut Ferdinand Hutahaean langsung emosi.
"Anda mau bicara sekolah? saya enggak sekolah!" tegasnya sambil menunjuk-nunjuk.
Geisz Chalifah kemudian ingin mejelaskan maksud dari pertanyaannya itu, namun Ferdinand Hutahaean langsung memotong.
"Anda bicara tentang Monas..," ucap Geisz Chalifah.
"Saya enggak sekolah!" kata Ferdinand Hutahaean.
"Biasa saja enggak usah galak-galakan," imbuh Geisz Chalifah.
• Teddy Gusnaidi Anggap Anies Tak Bisa Kerja, Bamus Betawi: Tahun Kemaren Sebelum Anies, Banjir Gak?
Pembawa acara Dua Sisi lantas turun tangan, ia memerintahkan Ferdinand Hutahaean untuk bersikap lebih tenang.
"Tenang dulu kita ingat durasi," ucap pembawa acara.
Politikus NasDem Irma Suryani Chaniago langsung menilai Geisz Chalifah tak sopan mengajukan pertanyaan tersebut.
Padahal simpatisan Anies Baswedan itu belum selesai menjelaskan maksudnya bertanya soal dimana Ferdinand Hutahaean bersekolah.
"Tapi enggak fair juga ada nanya sekolah dimana?" ucap Irma Suryani Chaniago.
"Emang anda lebih?" imbuhnya.
• Lakukan Kesalahan Fatal saat Parkir Mobil, FHS Tabrak Wanita Hamil hingga Terseret di Hadapan Suami
Emosi Ferdinand Hutahaean semakin memanas setelah mendengar ucapan Irma Suryani.
"Kau itu Komisaris Ancol! Kau ngaku-ngaku aktivis sosial!" ucap Ferdinand Hutahaean memandang tajam ke arah Geisz Chalifah.
"Enggak pas itu, enggak santun," celetuk Irma Suryani.
Geisz Chalifah menjelaskan bertanya demikian karena ingin menceritakan sejarah Monas saat ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Ia mengatakan SMAnya berada di daerah Gambir, dan kala itu Monas dijadikan sebagai tempat untuk balapan motor oleh para pemuda.
• Cekik Anak karena Uang Rp100 Ribu, Terkuak Cara Keji Budi Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sempit
"Saya boleh bicara enggak untuk menjelaskan," ucap Geisz Chalifah.
"SMA dimana, sekolah dimana kau?!" kata Ferdinand Hutahaean tak mau memberikan kesempatan.
"Monas itu, SMA saya di SMA 7 Gambir, Monas itu tempat saya bapalan motor," jelas Geisz Chalifah.
"So what?" celetuk Irma Suryani.
"Saya terangkan dulu, jadi yang kemarin katanya Monas itu cagar budaya dan tidak boleh seenaknnya, selama ini yang dimaksud cagar budaya itu ukurannya sampai mana?" jelas Geisz Chalifah.
"Karena selama ini Monas resmi menjadi lomba balapan gocar, lomba balapan motor, itu resmi," tambahnya.
• Tahu Mantan Suami Bunuh dan Buang Putrinya di Gorong-gorong, Wati Histeris: Biadab, Tega Sama Anak!
Geisz Chalifah kemudian menjelaskan soal penebangan ratusan pohon di Monas.
Ia mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan kembali melakukan penghijaun di kawasan tersebut.
• Dewa 19 Menang di Billboard IMA 2020, Al Ghazali Colek Maia Estianty: Sumber Inspirasi Lagu Ini
SIMAK VIDEONYA:
Anggap Anies Buat DPRD DKI Lebih Bermartabat Tak Seperti Ahok, Geisz Chalifah: Prestasi Luar Biasa!
Geisz Chalifah membandingkan cara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ahok dalam memperlakukan DPRD DKI Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Geisz Chalifah saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa, (25/2/2020).
Mulanya Geisz Chalifah mengatakan Anies Baswedan memiliki segudang pretasi.
TONTON JUGA
Namun menurutnya preastasi Anies Baswedan yang paling luar biasa, adalah menjadikan DPRD DKI Jakarta sebagai mitra Pemprov DKI Jakarta.
Tak cuma itu, Geisz Chalifah juga menilai Anies Baswedan membuat DPRD DKI Jakarta menjadi lebih mempunyai harga diri.
"Anies ini selain banyak prestasi yang lain lebih dari 40 prestasi yang dia miliki," ucap Geisz Chalifah dikutip TribunJakarta.com dari YouTube ILC, pada Rabu (26/2/2020).
"Satu prestasi dia yang luar biasa, menjadikan DPRD itu mitra, menjadikan DPRD itu bermartabat," imbuhnya.
Geisz Chalifah kemudian mengungkit soal bagaimana Ahok memperlakukan DPRD DKI Jakarta selama ia menjabat sebagai gubernur.
"Sebelumnya DPRD dicederakan seperti apa?" kata Geisz Chalifah.
• Ditanya Soal Jakarta Dilanda Banjir Berkali-Kali Sejak Awal 2020, Anies Baswedan Beri Reaksi Tegas
TONTON JUGA
"Bagaimana pertarungan antara Pemprov dengan DPRD?"
"Bagaimana kita melihat DPRD? Apa citra DPRD?"
"Rusak!" tegasnya.
Geisz Chalifah menilai Anies Baswedan tak pernah mencemooh DPRD DKI Jakarta dengan kata-kata yang tidak mengenakan.
Penelusuran TribunJakarta.com, pada pembahasan APBD 2015 DKI Jakarta Ahok menyebut oknum DPRD sebagai pencuri uang rakyat.
• Lyodra Nyanyi Cinta Kan Membawamu Kembali, Ahmad Dhani Semringah: Lagu Ini Saya Buat untuk Maia
"Tapi oleh Anies dimartabatkan dijadikan patner, tidak dikatakan nenek lu, tidak dikatakan maling," kata Geisz Chalifah.
"Setiap kritik kita terima, mari berdialog,"
"Itu bernegara bu," imbuhnya.
Geisz Chalifah juga membahas soal perkataan Ahok terkait hujan dan banjir saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Dan Anies tidak pernah mengatakan 'kalaupun tuhan menghadirkan hujan berhari-hari Jakarta enggak akan banjir', tapi besoknya Jakarta banjir itu yang mengatakan junjungannya Guntur Romli," ucap Geisz Chalifah.
"Kesombongan yang kayak gitu," imbuhnya.
Mendengar penjelasan Geisz Chalifah, anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDI Perjuangan, Ida Mahmudah hanya tersenyum tipis.
SIMAK VIDEONYA:
• Maia Estianty dan Rossa Berkunjung ke Rumahnya Jam 2 Pagi, Mata Sembab BCL Ramai Diperbincangkan