Virus Corona di Indonesia

Harga Masker Melambung Tinggi, Menkes Terawan Berseloroh: Enggak Sakit Kok Pakai Masker? Bikin Mahal

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto buka suara, soal harga masker yang belakangan melonjak drastis imbas dari wabah virus corona yang mendunia.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Suharno
Tangkapan Layar YouTube/metrotvnews
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putrato menjelaskan mengapa dirinya tak menggunakan masker saat mengunjungi 2 pasien yang terdeteksi positif virus corona di RSPI Sulianti Saroso. 

Dikatakan Menkes, paranoid justru akan menurunkan sistem imunitas atau kekebalan tubuh seseorang.

Download Pedoman Kesiapsiagaan Hadapi Virus Corona dari Kemenkes, Pencegahan & Pengendalian Infeksi

Hal itu akan membuat seseorang rentan terserang penyakit.

"Imunitas akan turun jika kekhawatiran berlebihan yang tidak pada tempatnya. Itu membuat imunologis kita turun, psikoneuro imunologis," ucapnya.

Selain itu, Terawan juga menegaskan bahwa kontak fisik tidak akan serta merta menularkan virus corona.

Yang terpenting, kata Terawan, corona akan mudah menyerang tubuh bila kondisi imunitas tidak maksimal.

"Tidak semua yang kontak (fisik) akan sakit. Yang sakit yang imunitas tubuhnya rendah. Itu yang harus menjadi prinsip," tegasnya.

"Karena itu, nomor satu cara menjaga kita bukan dengan panik atau paranoid, khawatir. Namun dengan menjaga imunitas tubuh kita, kalau sakit pakai masker, kalau sehat ya enggak usah," imbuh dia. (TribunJakarta/Gerald)

Menkes Terawan Jenguk 2 Pasien Positif Corona Tanpa Masker

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendatangi RSPI Sulianti Saroso, Senin (2/3/2020).

Kedatangan Terawan terkait dengan adanya dua orang WNI yang diduga positif terinfeksi virus corona ( Covid-19 ) yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Menkes Terawan tiba di lokasi pada pukul 12.28 WIB. Setelah turun dari mobilnya, Terawan enggan berbicara secara detil.

Ia hanya memastikan kunjungannya ke RSPI Sulianti Saroso untuk melihat langsung kondisi pasien tersebut.

"Tunggu aku sebentar ngecek semuanya dulu. Udah positif. Tapi tempatnya di mana kan aku mau ngecek," kata Terawan di lokasi.

Saat mengunjungi 2 pasien yang diduga positif terjangkit virus corona, Terawan tampak tak menggunakan alat pelindung diri (APD), termasuk masker.

Penampilan dr. Terawan yang tanpa menggunakan masker saat berkunjung ke RSPI tersebut sontak menarik perhatian.

Istri di Kalteng Tega Bunuh hingga Potong Alat Vital Suami, Pelaku: Saya Panggil 5 Kali Gak Nyahut

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved