Breaking News:

Dewi Tanjung Cs Geruduk Kantor Gubernur Anies, Nekat Lompati Pagar Hingga Lempari Petugas

Massa yang mengatasnamakan Gerakan Rabu Oranye menggeruduk kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Suana demo di depan kantor Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Massa yang mengatasnamakan Gerakan Rabu Oranye menggeruduk kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Kelompok yang dimotori oleh Dewi Tanjung ini membawa sejumlah tuntutan, seperti menolak revitalisasi Monas, Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), dan Formula E

Tak hanya itu, mereka juga meminta Anies bertanggung jawab atas musibah banjir yang kerap menerjang ibu kota sejak awal 2020 ini.

Suana demo di depan kantor Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2020).
Suana demo di depan kantor Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2020). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Demo yang berlangsung sejak siang tadi awalnya herjalan kondusif. Namun, menjelang sore aksi damai itu mendadak mulai ricuh.

Kericuhan dimulai saat beberapa pengunjuk rasa memaksa masuk ke dalam komplek Balai Kota.

Mereka tampak melompati pagar berkelir hitam di depan kantor Gubernur Anies.

Petugas pengamanan dalam (Pamdal) Balai Kota dan sejumlah petugas Satpol PP pun dengan sigap langsung menghadang aksi nekat tersebut.

Meski dihadang, pengunjuk rasa itu pun tetap memaksa masuk mendekat Gesung Balai Kota.

"Minggir, minggir, ini rumah rakyat. Saya mau masuk, mau ketemu Anies," ucap pendemo itu, Rabu (4/3/2020).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved